Cara Mudah Memberikan Vaksin pada Ayam

Pertanianku— Pemberian vaksin pada ayam harus dilakukan dengan benar agar vaksin bisa bekerja secara optimal untuk menjaga daya tahan tubuh ayam. Jika pemberian vaksin salah, ayam tetap bisa terkena penyakit meskipun sudah divaksin. Berikut ini cara memberikan vaksin ayam yang biasa dilakukan oleh peternak.

memberikan vaksin ayam
foto: pertanianku

Vaksin tetes melalui mata, hidung, atau mulut

Pemberian vaksin tetes bisa dilakukan dengan cara memasukkan cairan pelarut ke botol vaksin hingga mencapai setengah bagian. Selanjutnya, kocok botol terlebih dahulu secara perlahan hingga larutan vaksin tercampur merata. Usahakan pengocokan jangan sampai menimbulkan buih di dalam larutan.

Vaksin yang sudah tercampur di dalam botol vaksin dimasukkan kembali ke botol pelarut. Kocok lagi secara perlahan hingga semua bahan tercampur merata.

Selanjutnya, buatlah sekatan di dalam kandang untuk memisahkan antara ayam yang sudah divaksin dan ayam yang belum divaksin. Giring ayam yang berada di dalam kandang ke dalam sekatan dan lakukan penetesan ke dalam mata, hidung, atau mulut sebanyak satu tetes. Lakukan secara perlahan dan pastikan tetesan vaksin masuk ke tubuh ayam.

Vaksin dari air minum

Pemberian vaksin ini terbilang cukup mudah. Pertama, siapkan galon air minum yang sudah diisi oleh air secukupnya saja dan usahakan air itu akan habis dalam kurun waktu 2 jam. Campurkan susu skim ke dalam galon air, susu berfungsi untuk mengaktifkan vaksin tersebut.

Selanjutnya, buka penutup botol vaksin dan isi dengan air hingga setengah botol. Kocok-kocok secara perlahan hingga larutan tercampur merata. Lalu, masukkan larutan tersebut ke galon air sebanyak ¼ dari volume galon.

Agar air bisa habis dalam waktu 2 jam, puasakan ayam terlebih dahulu hingga ayam merasa haus.

Baca Juga:  Kunci Keberhasilan Beternak Ayam Petelur

Melalui suntikan

Siapkan alat suntik yang sudah disterilkan terlebih dahulu dengan cara direbus di air mendidih selama 30 menit, lalu dinginkan. Kocok botol vaksin hingga larutannya menjadi homogen. Tusuk bagian penutup vaksin dengan jarum dan tusukkan ujung selang ke dalam tutup botol, lalu atur sesuai dosis.

Penyuntikan bisa dilakukan di subkutan atau intramuskuler. Subkutan dilakukan di bawah kulit pada leher bagian belakang sebelah bawah. Arahkan jarum suntikan dari atas bagian kepala ke arah punggung ayam. Sementara itu, intramuskuler dilakukan pada bagian otot dada atau paha.

 


loading...