Cara Mudah Membuat Bibit Cangkok

Pertanianku — Beberapa tanaman bisa diperbanyak dengan cara dicangkok dan sering digunakan oleh petani buah. Bibit cangkok akan membawa sifat alami dari indukan sehingga bibit ini lebih sering digunakan oleh petani untuk mendapatkan pohon yang jelas berkualitas. Cangkok merupakan bagian dari cara perbanyakan vegetatif dan pada dasarnya sama dengan setek. Hanya saja bibit cangkok masih mendapatkan nutrisi dari induknya. Berikut ini cara mudah membuat bibit cangkok yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah.

membuat bibit cangkok
foto: Pertanianku

Batang cangkok baru akan dipisahkan dari induknya setelah mengeluarkan akar. Pohon induk yang akan digunakan untuk mencangkok tidak boleh terlalu tua dan terlalu muda. Induk yang akan digunakan juga sudah harus berbuah sebanyak tiga kali. Pilihlah pohon induk yang tampak kuat, subur, dan tidak terserang hama serta penyakit.

Cabang yang akan dicangkok harus dipilih yang berukuran sebesar pensil, berwarna cokelat muda, dan kulitnya halus. Berikut ini cara membuat bibit cangkok yang mudah untuk diikuti.

  1. Pilih cabang tanaman yang akan dicangkok dan buatlah dua keratan melingkar pada kulit kayunya dengan jarak antarkeretan selebar 2—3 cm. Kupas kulit kayu yang sudah dikerat dan bersihkan hingga kambiumnya tampak seperti berlendir. Caranya, kerik lendir tersebut dengan punggung pisau dan biarkan beberapa saat hingga mengering.
  2. Bungkus luka dengan media lembap yang terbuat dari campuran tanah dan pupuk kandang yang sudah matang. Media lain yang bisa Anda gunakan adalah moss basah, hancuran kertas koran yang lembap, atau serabut kelapa yang kemudian dibungkus dengan tali supaya media tidak terlepas dan kelembapan media tetap terjaga.
  3. Potong cangkokan yang sudah terlihat mengeluarkan banyak akar dari bungkusan. Biasanya akar-akar tersebut akan muncul setelah 1—3 bulan setelah pencang Pemotongan dapat dilakukan sekitar 2 cm di bawah cangkokan dengan menggunakan gergaji. Daun cangkokan yang terbawa perlu dikurangi jumlahnya untuk mengurangi penguapan yang berlebihan. Cangkok yang sudah dipotong siap untuk ditanam.
  4. Bibit cangkok yang akan ditanam sebaiknya diberikan penaung atau naungan untuk menghindari bibit dari sinar matahari secara langsung.
Baca Juga:  Ciri-ciri Beras yang Tidak Layak Konsumsi

 

 

 

 

 

 


loading...