Cara Mudah Membuat Perangkap Atraktan untuk Menjebak Lalat

PertaniankuPerangkap atraktran menjadi salah satu cara untuk mengendalikan populasi hama di perkebunan. Perangkap ini dilengkapi dengan senyawa metil eugenol yang berfungsi untuk memancing lalat jantan. Senyawa tersebut mengeluarkan bau yang dapat menarik perhatian lalat jantan. Perangkap ini dapat Anda beli di toko-toko pertanian. Namun, Anda juga bisa membuat perangkap atraktan dari barang-barang bekas yang ada di sekitar.

perangkap antraktan
Foto: Pixabay

Alat yang Anda butuhkan unutk membuat perangkap atraktan sangat mudah didapatkan, yakni botol plastik bekas air kemasan, pisau/gunting, tali/kawat, kapas, dan senyawa metil eugenol. Senyawa yang disukai lalat jantan ini bisa Anda dapatkan di toko pertanian atau di e-commerce. Berikut ini cara membuat perangkap atraktan yang dapat Anda tiru.

  • Potong botol kira-kira ¼ bagian dekat dengan mulut botol.
  • Pada bagian mulut botol yang sudah dipotong, masukkan bagian potongan botol sisanya (yang ¾ bagian) dengan cara memasukkan bagian mulut botol menghadap ke dalam (terbalik).
  • Pasang kawat atau tali untuk menggantungkan kapas di dalam botol.
  • Tetesi kapas tersebut dengan senyawa metil eugenol hingga basah.
  • Perangkap sudah bisa digunakan.

Selain itu, Anda juga bisa membuat perangkap atraktan menjadi seperti berikut:

  • Botol bekas tidak perlu dipotong, lalu pasangkan tali/kawat untuk menggantungkan kapasnya.
  • Masukkan air yang sudah dicampur insektisida ke dasar b
  • Di sekitar kapas yang digantung, berikan lubang kecil agar hama bisa masuk ke botol.

Nantinya, lalat akan tertarik dengan bau metil eugenol sehingga masuk ke botol melalui lubang-lubang kecil yang sudah disediakan. Setelah itu, hama akan langsung mati ketika terkena campuran air dan insektisida yang berada pada dasar perangkap. Sebenarnya, tanpa air insektisida pun hama tetap akan mati karena hama tidak bisa keluar lagi.

Baca Juga:  Tips Mengendalikan Getah Kuning yang Menurunkan Kualitas Manggis

Perangkap atraktan ini dapat digunakan untuk melindungi tanaman sayuran dan buah-buahan. Perangkap dapat dipasang dengan jarak 20 m. Dengan begitu, untuk 1 hektare lahan membutuhkan sekitar 20 perangkap.

Senyawa metil eugenol perlu diberikan setiap bulan untuk perangkap yang berada di perkebunan buah. Pasalnya, bau dari senyawa tersebut lama-kelamaan akan hilang.