Cara Mudah Memupuk Tanaman Buah yang Benar

Pertanianku— Salah satu kegiatan yang harus dilakukan selama masa pemeliharaan tanaman adalah memberikan pupuk tanaman. Pemberian pupuk harus tepat agar berfungsi optimal. Namun, masalah yang sering dialami adalah tidak mengerti cara memupuk tanaman buah yang tepat, mulai dari cara pemberian, jenis pupuk, hingga dosis pupuk. Padahal, pemberian pupuk menjadi salah satu kegiatan yang harus dilakukan.

cara memupuk tanaman buah
foto: pertanianku

Pupuk menyuplai kebutuhan hara yang dibutuhkan oleh tanaman untuk tumbuh dengan subur dan menghasilkan buah yang lebat. Namun, pemberiannya harus dilakukan dengan tepat, tidak bisa diberikan sembarangan. Oleh karena itu, sebelum memberikan pupuk, Anda harus mencari tahu terlebih dahulu cara pemberian yang benar. Dalam buku Petunjuk Praktis Memupuk Tanaman Buah membahas berbagai macam cara pemberian pupuk untuk tanaman buah.

Pemberian pupuk memang harus dilakukan sesuai dengan jenis pohon. Dalam buku tersebut membahas cara pemupukan pada pohon alpukat, anggur, apel, belimbing, buah naga, durian, jambu air, jambu biji jeruk siam, jeruk besar, lengkeng, mangga, manggis, melon, nangka dan cimpedak, pepaya, pisang, rambutan, salak, sawo, semangka, nanas, kedondong besar, sirsak, serta stroberi.

Sebelum memberikan pupuk, Anda harus mengetahui dua jenis pupuk yang sering digunakan, yaitu pupuk organik dan anorganik. Pupuk organik yang bisa digunakan adalah pupuk kandang, kompos, humus, serta pupuk hijau dan pupuk burung atau guano. Sementara itu, pupuk anoranik yang bisa digunakan adalah pupuk tunggal, pupuk majemuk, dan pupuk lengkap.

Jenis pupuk yang digunakan harus disesuaikan dengan kebutuhan dan umur pohon. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui jenis pupuk dengan baik agar dapat menggunakan pupuk yang tepat.

Selanjutnya, Anda harus mengetahui umur tanaman. Pasalnya, tanaman membutuhkan pupuk yang berbeda pada setiap fase pertumbuhannya. Untuk tanaman buah, ada dua fase pertumbuhan, yakni fase vegetatif dan generatif. Vegetatif merupakan fase pertumbuhan saat tanaman masih bibit hingga tanaman sudah siap berbunga. Sementara itu, fase generatif terjadi saat tanaman sudah siap berbunga dan berbuah.

Baca Juga:  Cara Mengatasi Hama Walang Sangit pada Tanaman Padi

Bagian lainnya yang harus diketahui dengan baik adalah cara pemberian pupuk yang benar. Ini sangat penting agar pupuk yang diberikan bisa terserap dengan sempurna ke dalam tanaman. Semua pengetahuan tersebut harus dikuasai dengan benar agar pupuk bisa bekerja dengan optimal.

Jangan khawatir, Anda bisa mempelajarinya dengan mudah dalam buku Petunjuk Praktis Memupuk Tanaman Buah. Pada dasarnya pemberian pupuk cukup mudah, hanya saja perlu disesuaikan dengan tanamannya. Segera hubungi admin Penebar Swadaya untuk mendapatkan buku tersebut.


loading...