Cara Mudah Menanam Kangkung Hidroponik di Baskom


Pertanianku — Kangkung merupakan jenis sayuran yang cukup populer di Indonesia. Setiap orang bisa memperoleh kangkung dengan membeli di pasar atau menanam sendiri. Nah, Anda bisa menanam kangkung secara hidroponik dengan memanfaatkan baskom.

menanam kangkung secara hidroponik
Foto: Shutterstock

Bahan-bahan dan alat

  • Benih kangkung yang bisa Anda dapat di toko pertanian.
  • Pupuk hidroponik seperti AB Mix hidroponik sayur yang juga bisa Anda beli di toko-toko pertanian. Atau, Anda bisa menggunakan pupuk organik cair buatan sendiri.
  • Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) seperti Atonik yang nanti akan digunakan pada saat merendam benih.
  • Besek plastik yang tampak seperti saringan (ada lubang-lubang kecil di keseluruhan sisi dan permukaan) dengan ukuran cukup besar.
  • Baskom dengan diameter seperti besek plastik agar nantinya besek tidak mengapung di atas baskom.

Penyemaian bibit kangkung

Sebelum menyemai, Anda harus memberlakukan benih untuk mengetahui mana benih yang layak pakai dan tidak. Bagaimana caranya? Sediakan wadah seperti baskom dan tuang air bersih. Tuang benih ke dalam wadah berisi air, biarkan seharian. Keesokan harinya, Anda akan melihat benih yang mengapung dan tenggelam.

Buang benih kangkung yang mengapung karena tandanya benih tersebut tidak mampu berkecambah dan mengalami pertumbuhan yang lambat. Setelah mendapatkan benih yang berkualitas, ambil kain dengan ketebalan cukup untuk menahan air. Bungkus benih yang telah direndam tadi dengan kain.

Selanjutnya, siram kain dengan air hangat seperlunya, sekadar basah. Tujuannya, agar bisa menjaga kelembapannya untuk mempercepat benih kangkung pecah menjadi kecambah.

Pemberian nutrisi hidroponik

Nutrisi yang dibutuhkan oleh kangkung juga tidak berbeda dengan nutrisi kebanyakan tanaman. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, Anda bisa membuat nutrisi hidroponik dengan menggunakan bahan-bahan organik dari sekitar. Atau, jika ingin praktis, bisa dengan meracik pupuk organik yang dibeli di toko pertanian.

Baca Juga:  Cara Gampang Membuat Perangkap Hama Tikus Sawah

Perancangan wadah tanam

Pindahkan semua benih yang sudah berkecambah ke dalam besek. Anda bisa melapisi bagian bawah besek dengan busa filter akuarium ataupun tidak, tidak masalah. Tuangkan larutan nutrisi ke dalam baskom sampai mengenai permukaan besek dan benih. Jika Anda menggunakan busa filter akuarium, cukup sampai terkena busa tersebut.

Letakkan besek ke atas baskom berisikan larutan nutrisi tadi. Selanjutnya, Anda bisa langsung memperkenalkan benih pecah ke bawah sinar matahari. Atau, Anda bisa juga membiarkan tanaman melakukan gerak pertumbuhan (fitotropisme) dengan menutup besek dan baskom dengan plastik hitam selama satu hari.