Cara Mudah Menanam Terung Belanda Sendiri

Pertanianku — Terung belanda termasuk jenis tanaman terung-terungan (Solanaceae) dengan kandungan vitamin (C, E, dan A) serta antioksidan yang sangat baik untuk kekebalan tubuh. Menanam terung belanda tidak begitu sulit, Anda bisa melakukannya sendiri di rumah asalkan lokasi menanam yang digunakan sudah sesuai.

menanam terung belanda
foto: Pixabay

Menanam terung belanda bisa dilakukan pada ketinggian 800—2.000 m dpl pada tanah yang gembur dan subur. Curah hujan rata-rata yang dibutuhkan sekitar 155 mm dengan suhu optimum sekitar 20°C.

Anda bisa menggunakan biji dari buah yang sudah matang sebagai benih. Biji tersebut perlu dijemur terlebih dahulu hingga kering. Setelah itu, biji disemai pada tempat persemaian. Media tanam yang dibutuhkan untuk penyemaian adalah pasir dan pupuk kandang. Bibit baru boleh dipindahkan ke lahan setelah berumur 2—3 bulan.

Lahan yang akan digunakan untuk bertanam perlu diolah terlebih dahulu dua minggu sebelum tanam, buatlah lubang tanam berukuran 40 cm × 40 cm × 40 cm. Lubang tanamn tersebut perlu dicampur dengan pupuk kandang yang sudah dicampur dengan tanah kurang lebih sebanyak 20 kg/lubang. Biarkan lubang tanam tersebut selama satu minggu sebelum digunakan untuk menanam.

Pohon terung belanda perlu diberikan penyiraman sebanyak 3 hari sekali secara rutin hingga tanaman berbunga. Setelah berbunga, tanaman perlu mendapatkan penyiraman sebanyak 2 hari sekali.

Pemupukan tanaman terung belanda perlu diberikan beberapa kali. Pemupukan pertama dilakukan saat tanaman masih berusia 7—14 hari setelah penanaman. Setelah itu, pemupukan kedua dilakukan saat tanaman sudah berbunga. Pupuk yang diberikan adalah pupuk kandang, urea, TSP, dan KCL.

Tanaman terung belanda perlu dirawat dari serangan hama bekicot dan anjing tanah. Hama tersebut dapat dikendalikan dengan Furadan 36 dan Thiodan Ec dengan dosis 2 kg/hektare. Sementara itu, penyakit yang perlu diwaspadai adalah penyakit layu yang sering menyerang tanaman yang masih muda. Penyakit tersebut dapat diatasi dengan Dithane M45.

Baca Juga:  Lahung, ‘Durian’ Khas Kalimantan yang Terancam Punah

Terung belanda sudah boleh dipanen setelah pohon berusia 4 bulan dan bisa dipanen sebanyak 6—7 kali. Panen sebaiknya dilakukan dengan cara pengguntingan dan pemetikan di bagian tangkai tanaman terung untuk mencegah kerusakan.