Cara Mudah Mengatasi Penyakit Tanaman Tomat

Pertanianku — Saat membudidayakan tanaman tomat, Anda pasti berharap mendapatkan hasil yang maksimal dengan produksi buah yang melimpah. Oleh karena itu, Anda perlu menghindarkan atau mengatasi penyakit tanaman tomat agar mendapat panen yang diinginkan.

penyakit tanaman tomat
Foto: Pixabay

Perlu diketahui apa saja penyakit yang sering dialami oleh tanaman tomat. Di antaranya, busuk daun, busuk buah, bulai, dan layu fusarium. Berikut cara mengatasi penyakit tanaman tomat tersebut.

  1. Busuk daun

Busuk daun merupakan salah satu penyakit yang sangat ditakuti oleh petani karena mampu menurunkan produksi tanaman secara drastis. Busuk daun biasanya disebabkan oleh cendawan pathogen. Ada juga busuk daun yang disebabkan oleh infeksi bakteri Xanthomonas vesicatoria, meskipun kasus ini jarang terjadi.

Cara mengatasinya dengan menggunakan fungisida kontak berbahan aktif mancozeb yang disemprotkan 2—4 hari berturut-turut, lalu disambung fungisida sistemik berbahan aktif metalaksil untuk pengobatan dari dalam. Langkah pencegahan dapat dilakukan dengan menggunakan fungisida sistemik berbahan aktif metalaksil setiap 10 hari sekali dan menggunakan fungisida kontak mancozeb setiap 5 hari sekali.

  1. Busuk buah

Penyakit busuk buah disebabkan oleh 3 hama, yakni serangga, jamur, dan bakteri patogen. Hama serangga penyebab busuk yang paling utama adalah lalat buah. Hama yang secara tak langsung ialah ulat yang memakan sebagian kulit dan daging buah.

Hama jamur patogen penyebab busuk buah pada tomat adalah antraknosa. Cendawan ini menyerang banyak jenis tanaman buah. Gejalanya ialah terjadinya bercak (lesi) busuk berwarna cokelat atau kehitaman dengan pola melingkar dan memiliki mata di tengahnya.

Cara mengatasi serangan antraknosa pada tanaman tomat ialah dengan menanam benih unggul yang toleran antraknosa serta menentukan tanggal tanam tomat agar panen buah tidak jatuh di musim penghujan. Cara mengatasi penyakit ini adalah segera menyemprotkan fungisida berbahan aktif propineb selama 3 hari berturut-turut. Setelah itu, semprotkan fungisida berbahan aktif azol.

  1. Penyakit layu fusarium
Baca Juga:  Harga Cabai Rawit Ikut Naik Tajam di Bulan Ramadan

Penyakit layu fusarium merupakan penyakit yang paling susah diatasi. Hingga saat ini belum ditemukan cara mengatasi penyakit satu ini. Belum ada fungisida kontak ataupun sistemik yang efektif untuk mengatasi serangan layu fusarium.

Tanaman yang semula sehat akan tampak layu di siang hari dan sekitar 7—10 hari tanaman akan mati. Pencegahan merupakan langkah paling efektif, yakni dengan menerapkan aplikasi trichoderma pada pupuk dasar bedengan serta melakukan pengocoran trichoderma dengan rutin.

  1. Penyakit bulai daun

Bukan hanya tanaman cabai dan jagung yang mudah terserang bulai daun. Tanaman tomat juga berpotensi terserang bulai daun. Gejalanya mirip sekali dengan bulai daun pada cabai.

Untuk mencegahnya, sebaiknya menanam varietas tomat yang tahan virus gemini. Dan, untuk mengobati tanaman yang sudah bulai, gunakan bahan aktif hidroksibenzoat.

Loading...