Cara Mudah Merawat Pohon Delima

Pertanianku — Meskipun buah delima tidak terlalu populer seperti buah-buah lainnya, pohon delima sering ditanam oleh masyarakat di pekarangan rumahnya. Merawat pohon delima tidak begitu sulit, tanaman delima sangat menyukai sinar matahari untuk tumbuh dengan optimal dan berbuah lebat. Pohon delima membutuhkan intensitas matahari sebesar 75 persen.

merawat pohon delima
foto: pertanianku

Perawatan yang perlu dilakukan untuk pohon delima adalah penyiraman, pemupukan, dan pemangkasan. Simak ulasan berikut ini.

Penyiraman

Loading...

Pohon delima sebaiknya disiram hanya satu kali pada sore hari, terutama untuk tanaman yang masih muda. Meskipun tidak terlalu membutuhkan frekuensi penyiraman yang banyak, Anda tidak boleh melupakannya, apalagi sampai membuat tanaman mengering. Penyiraman untuk pohon yang sudah dewasa bisa dilakukan saat media tanam sudah terlihat kering atau biasanya dilakukan sebanyak tiga hari sekali.

Pemupukan

Pupuk susulan diberikan setelah tanaman berumur tiga bulan. Pupuk yang diberikan adalah NPK tablet sebanyak tiga butir per pot untuk pohon yang ditanam di dalam pot. Pupuk tersebut diberikan dengan cara membenamkannya ke dalam media tanam sedalam 5—10 cm, lalu tutup dengan tanah. Pemberian pupuk dapat diulangi tiga bulan kemudian.

Setelah tanaman berumur setahun, pupuk NPK tablet diberikan sebanyak 5 butir. Anda juga bisa menambahkan pupuk daun untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman.

Jika ingin memberikan pupuk organik agar menghasilkan buah delima yang organik, Anda bisa memberikan pupuk kandang setiap enam bulan sekali sebanyak tiga kilogram per pot. Sementara itu, untuk pohon yang ditanam di lahan diberikan sebnayak 9 kg per pohon.

Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan untuk merangsang bunga dan buah. Pemangkasan tanaman buah delima agak sedikit berbeda dengan pohon buah lainnya. Semua cabang primer yang tumbuh pada cabang utama tetap dibiarkan, sedangkan cabang primer yang tumbuh di luar cabang utama dibuang. Hal serupa juga dilakukan pada cabang sekunder atau cabang yang tumbuh di cabang primer.

Baca Juga:  Jokowi Berharap Pendapatan Petani akan Meningkat Melalui Perkembangan Food Estate

Repotting

Tanaman yang sudah berumur dua tahun ke atas biasanya sudah mengalami pemadatan media tanam. Sebaiknya, lakukan repotting agar sistem perakarannya bisa lebih terjaga.

 

 

Loading...
Loading...