Cara Mudah Olah Tanah untuk Budidaya Selada Keriting

Pertanianku Budidaya selada keriting membutuhkan tanah yang ideal. Tanah dan kandungan di dalamnya sangat memengaruhi produktivitas dan pertumbuhan selada keriting. Berikut ini langkah-langkah yang harus Anda lakukan sebelum membudidayakan selada keriting di lahan.

Budidaya selada keriting
Foto: pixabay

Pertama, pastikan tanah yang digunakan untuk bertanam selada keriting ini memiliki tekstur dan struktur yang sesuai. Bila tanah terlalu keras, Anda dapat mengatasinya dengan melakukan penggarpuan. Setelah itu, lakukan penggemburan dengan cara mencangkul lahan.

Tahap kedua adalah pembentukan bedengan. Lebar bedengan yang diperlukan adalah 1 meter dengan tinggi 10 cm. Panjang bedengan menyesuaikan lahan yang Anda miliki. Jika tanah milik Anda masih terlalu basah, misalnya bekas persawahan, tinggikan lagi bedengan milik Anda hingga 20 cm. Buat pula bagian kiri dan kanan bedengan berupa saluran air atau drainase.

Loading...

Hindari pembuatan bedengan yang terlalu lebar. Hal ini akan menyulitkan Anda di kemudian hari dalam perawatannya.

Selain bentuk lahan, Anda juga sebaiknya memerhatikan tingkat keasaman lahan. Budidaya selada memerlukan tanah dengan pH 5—6,8. Jika lahan Anda memiliki tanah yang terlalu asam, lakukan penetralan dengan menggunakan kapur. Bila keasamannya kurang, gunakan belerang atau gipsum untuk mencapai pH tanah tersebut.

Pengolahan tanah berikutnya yang bisa dilakukan untuk persiapan budidaya selada adalah dengan memperkaya nutrisi yang dibutuhkan selada keriting. Tanah yang digunakan haruslah memiliki kandungan yang mendukung pertumbuhan selada.

Gunakan humus tanah dengan campuran pupuk kandang atau pupuk kompos. Pastikan pupuk yang Anda gunakan sudah benar-benar matang untuk menghindari mikroorganisme yang tidak diinginkan. Jenis pupuk kandang yang bisa Anda gunakan adalah pupuk kandang ayam.

Tujuan pemberian pupuk ini selain memberikan nutrisi, juga untuk memperbaiki struktur tanah. Tanah yang dicampur dengan pupuk kemudian didiamkan selama dua hari. Barulah tanah dan pupuk dicampur dengan cara pencangkulan.

Baca Juga:  7 Kiat Sukses Menanam Cabai Taiwan TW

Lahan siap digunakan untuk pemindahan bibit selada keriting. Pemindahan bibit ini sebaiknya dilakukan sekaligus dengan tanah yang menyangga zona perakarannya. Jika tidak, bibit akan rawan patah.

Saat pemindahan, buatlah lubang tanam dengan dengan cara ditugal atau dilubangi dengan tangan saja. Karena tanah yang diolah sudah cukup gembur, pelubangan dengan cara ini sudah cukup optimal. Besaran lubang tanam bisa diperkirakan dari perakaran bibit selada milik Anda.

Loading...
Loading...