Cara Panen Buah lada

Pertanianku— Seringkali budidaya sudah dilakukan dengan benar, tetapi proses panen dilakukan sembarangan. Tentunya, hal ini dapat menyebabkan kualitas hasil panen berkurang. Umumnya, tanaman lada sudah mulai menghasilkan setelah berumur tiga tahun. Panen lada perlu dilakukan sesuai dengan jenis lada yang ingin didapatkan, yaitu lada hitam, lada putih, atau lada hijau.

panen lada
foto: Pertanianku

Lada hitam

Untuk memenuhi kebutuhan lada hitam, Anda perlu panen lada ketika sudah masak sepenuhnya, yakni saat buah sudah cukup tua tapi belum masak. Buah yang belum masak masih berwarna hijau muda hingga hijau tua. Biasanya, buah dipetik saat berumur 6—7 bulan setelah berbunga. Buah yang dipetik memiliki ciri-ciri berwarna hijau tua dan apabila dipencet tidak akan mengeluarkan cairan berwarna putih.

Anda juga harus memerhatikan tangkai lada yang akan dipanen. Dalam satu tangkai terdiri atas lada merah 2 persen, kuning 23 persen, dan hijau 75 persen.

Waktu yang paling tepat untuk memetik adalah Mei sampai September, bergantung pada musim panen di daerah penghasil lada.

Lada putih

Untuk memenuhi keperluan lada putih, Anda perlu memetik buah yang sudah sangat tua atau masak. Semua buah dalam satu tangkai sudah berwarna merah dan biasanya kondisi tersebut terjadi saat buah berumur 7—9 bulan setelah berbunga.

Pada fase ini di dalam satu tangkai lada terdapat buah lada merah sebanyak 18 persen, kuning 22 persen, dan hijau 60 persen.

Waktu pemetikan yang paling bagus adalah Mei hingga September, bergantung pada musim panen di daerah penghasil lada tersebut.

Lada hijau

Lada hijau dipanen ketika buah masih muda atau berada pada kisaran antara matang susu dan matang petik. Ciri-ciri buah yang dapat dijadikan lada hijau adalah berwarna hijau terang, buah dapat dilumatkan dengan tanah, endokarpnya tidak sempurna dan bila ditekan akan mengeluarkan cairan berwarna putih.

Baca Juga:  Trik agar Tanaman Anggur Tumbuh Subur dan Berbuah Lebat di Pekarangan

Produk lada hijau umumnya dipertahankan dalam bentuk awetan segar. Produk ini dijual dalam kemasan jar atau kalengan.

Waktu pemetikan sama seperti lada putih dan lada hitam. Panen dapat dilakukan sebanyak 5—10 kali petik dalam setiap musim.