Cara Panen Jamur Kancing atau Champignon

Pertanianku — Jamur kancing atau champignon merupakan jamur yang memiliki nilai jual tinggi. Jamur ini sudah banyak dibudidayakan pada skala rumahan. Agar kualitas jamur yang didapatkan tidak jelek, panen jamur kancing harus dilakukan dengan benar. Oleh karena itu, Anda harus memerhatikan cara panen jamur kancing di bawah ini.

cara panen jamur kancing
foto: pixabay

Waktu panenJamur kancing dapat dipanen pada saat tubuh buahnya sudah tumbuh atau sudah masuk dalam stadia kancing, yakni jamur dengan selubung yang masih tertutup. Kondisi tersebut biasanya akan terjadi setelah 12—17 hari setelah proses casing. Masa jamur kancing dapat dipanen antara 30—50 hari dengan frekuensi pemetikan sebanyak dua kali sehari selama tiga kali periode pemanenan.

Agar kualitas jamur yang dipanen tidak mudah rusak, jamur sebaiknya dipanen pada saat lingkungan cukup lembap, yakni tingkat kelembapannya sekitar 65—85 persen atau pada suhu 15—16°C.

Loading...

Cara panen

Panen jamur kancing dilakukan dengan cara yang sama seperti jamur merang. Jamur kancing yang tumbuh akan tidak tumbuh serempak atau seragam. Oleh karena itu, proses panen harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak jamur yang masih berbentuk kancing kecil.

Jamur yang telah dipanen akan menyisakan bagian batang yang tidak dimanfaatkan. Sisa batang tersebut harus segera dibuang agar tidak mengalami proses pembusukan.

Perlakuan pascapanen

Setelah jamur dipetik, jamur harus dilakukan sortasi ukuran sehingga jamur dikumpulkan dalam ukuran yang seragam. Pada stadia kancing, jamur champignon yang telah dipanen dapat bertahan selama 4 hari jika disimpan dalam ruangan yang bersuhu 16°C. Jika jamur disimpan dalam suhu kamar, jamur hanya akan bertahan selama 1—2 hari.

Jamur harus disimpan ke dalam styrofoam dan masukkan ke lemari pendingin yang bersuhu 15° C agar mampu bertahan dalam waktu yang lebih lama.

Baca Juga:  Cara Mengatasi Tandan Buah Kelapa Sawit Busuk

Pangkal jamur champignon biasanya akan kotor. Untuk membersihkannya, Anda perlu memotongnya atau diiris dengan pisau yang steril. Apabila jamur akan dipasarkan ke swalayan, jamur harus dijaga dengan baik kondisi kebersihannya agar mampu menarik perhatian pembeli. Pasalnya, penampilan menjadi salah satu daya tarik pelanggan untuk membeli.

Loading...
Loading...