Cara Pemberian Vaksin pada Burung Puyuh

Pertanianku — Mencegah lebih baik daripada mengobati. Oleh karena itu, vaksin pada burung puyuh merupakan hal yang penting untuk dilakukan untuk mencegah penyakit. Tidak hanya vaksin, untuk mencegah serangan penyakit Anda harus menjaga sanitasi kandang dengan baik.

vaksin pada burung puyuh
foto : pixabay

Vaksin pada burung puyuh mengandung mikroorganisme patogen yang sudah dilemahkan. Apabila dimasukkan ke tubuh puyuh, akan merangsang pembentukan antibodi (zat kebal) yang sesuai dengan jenis vaksin yang disuntikkan. Tujuan pemberian vaksin adalah untuk menciptakan kekebalan tubuh yang tinggi terhadap suatu penyakit tertentu. Penggunaan vaksin telah terbukti ampuh untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas puyuh.

Terdapat dua jenis vaksin, yaitu vaksin aktif (live vaccine) dan vaksin inaktif (killed vaccine). Vaksin aktif berisi mikroorganisme agen penyakit yang masih hidup, tetapi sudah dilemahkan. Mikroorganisme tersebut akan tumbuh dan berkembang biak dalam tubuh puyuh. Sementara, vaksin inaktif berisi mikroorganisme agen penyakit yang telah mati.

Pemberian vaksin pada puyuh dapat dilakukan melalui air minum, tetes mata, tetes hidung atau mulut, spray, tusuk sayap, dan suntikan. Pemberian yang paling umum dilakukan adalah melalui air minum dan tetes mata.

Agar puyuh tidak stres saat diberi vaksin, lakukan pemberian vaksin pada saat puyuh sehat. Pastikan vaksin benar-benar masuk ke tubuh, gunakan dosis yang tepat, lakukan secepat mungkin dan pada saat cuaca sejuk. Jangan gunakan kembali vaksin yang sudah diencerkan, jangan hamburkan vaksin di kompleks peternakan, buang semua botol vaksin yang sudah tidak terpaai, dan perhatikan kondisi burung setelah divaksin.

Vaksin melalui air minum

Cara ini biasa digunakan untuk memberikan vaksin pada puyuh yang berumur lebih dari satu minggu. Air minum yang digunakan harus bebas kaporit, desinfektan, ataupun zat logam. Untuk menambah panjang umur vaksin, Anda dapat menambahkan susu skim ke dalam air minum. Pemberian susu skim dapat dilakukan 30 menit sebelum vaksin dilarutkan dengan dosis 2—5 gram susu skim/liter air.

Baca Juga:  SIJALU, Aplikasi Layanan Balai Inseminasi Buatan Lembang

Sebelum diberi vaksin, puyuh harus dipuasakan minum air selama 1—2 jam. Tujuannya adalah untuk menciptakan rasa haus sehingga vaksin langsung habis. Pemberian vaksin sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari saat cuaca sedang sejuk.

Vaksin melaui tetes mata, hidung, dan mulut

Cara ini biasanya dilakukan untuk memberikan vaksin pada puyuh yang masih berumur di bawah seminggu. Hal ini bertujuan untuk mencegah netralisasi vaksin oleh antibodi maternal. Cara ini terbilang cukup melelahkan karena harus dilakukan satu persatu, tetapi sangat efektif. Mengingat, dosis yang diberikan sangat tepat dan merata pada seluruh puyuh.

 


loading...