Cara Penanganan Pascapanen Cabai Segar yang Tepat

Pertanianku — Penanganan pascapanen cabai segar menjadi salah satu tahap penting yang harus dilakukan dengan benar karena dapat memengaruhi kualitas panen yang akan dijual ke konsumen. Konsumen pasti menginginkan cabai segar yang berkualitas sehingga kualitas cabai menjadi penentu nilai harga dari cabai yang dijual. Semakin berkualitas cabai, harga akan semakin membaik. Oleh karena itu, petani harus pintar menangani cabai yang baru selesai dipanen.

cabai segar
foto: pixabay

Untuk menjaga kualitas tersebut, tahap penanganan pascapanen cabai segar yang dibutuhkan adalah seleksi dan sortasi buah, grading (pengelompokan mutu), penyimpanan, pengemasan, hingga pengangkutan. Semua tahap tersebut harus dilakukan dengan benar agar kualitas cabai segar tidak hilang sehingga harga jual tetap tinggi.

Pemilihan buah (seleksi dan sortasi)

Loading...

Cabai yang sudah dimasukkan ke tempat penampungan langsung disortasi sesuai dengan warna merah dan masih kehitaman. Selain itu, buah dipisahkan berdasarkan kualitasnya, buah yang masih segar, sakit, rusak, dan busuk. Hal ini akan memudahkan petani untuk memisahkan mana cabai yang bernilai tinggi dan mana yang tidak layak untuk dijual.

Pengelompokan (klasifikasi)

Tahap pengelompokan dilakukan khusus untuk cabai yang akan diekspor. Untuk kategori cabai besar, buah cabai yang dipilih adalah buah dengan panjang minimal 11 cm, berbentuk lurus, dan tidak terlalu matang. Setiap komoditas ekspor membutuhkan kriteria bentuk fisik yang lebih menarik agar lebih mudah dijual dan diterima oleh negara tujuan.

Pengemasan

Cabai yang ditujukan untuk pasar lokal tidak membutuhkan wadah atau kemasan yang begitu rumit, cukup karung plasik yang tembus udara atau keranjang bambu juga sudah cukup. Sementara, cabai yang akan diekspor akan membutuhkan wadah pengemasan berupa kardus yang berukuran 30 cm × 40 cm × 50 cm. Cabai disusun rapi di dalam kotak pengemasan tersebut. Ukuran kardus tersebut biasanya mampu menampung hingga 20 kg cabai. Pada setiap kotak sudah dibuatkan lubang kecil sebagai aliran udara.

Baca Juga:  Tips Jitu Mengatasi Serangan Lalat pada Bibit Jagung Manis

Untuk cabai yang dipasarkan di supermarket atau pasar modern, cabai biasanya dikemas dalam styrofoam dan dibungkus plastik wrapping untuk menjaga kualitas cabai agar tahan lebih lama.

Penyimpanan

Sebelum dipasarkan, cabai disimpan sementara di dalam ruangan yang teduh dan cukup lembap dengan sirkulasi udara yang baik. Cabai juga dapat disimpan dalam cold storage yang bersuhu 2—15°C dengan kelembapan tinggi sekitar 90—95 persen, cold storage dapat menjaga kualitas cabai selama 20 hari.

Loading...
Loading...