Cara Persiapkan VB Untuk Sapi

Pertanianku   Penggunaan vagian buatan (VB) merupakan metode yang dipakai secara umum dan meluas, baik untuk penampungan semen pejantan sapi perah ataupun sapi potong. Alat ini dirancang untuk meniru vagina alami, baik dari segi suhu, tekanan, dan gesekan untuk merangsang terjadinya ejakulasi. Dengan demikian, diharapkan dapat menghasilkan semen yang bersih, maksimal, dan spontan keluar.

Persiapkan vagina buatan Untuk Sapi

Sebagai betina pemancing, dapat digunakan sapi betina, sapi jantan, atau sapi-sapian. Apabila dilakukan penampungan semen dua ejakulat sebanyak dua kali seminggu, akan dihasilkan rata-rata 30.000 dosis semen beku atau lebih dalam satu tahun.

Loading...

Penggunaan VB dapat mengatasi kerugian akibat penggunaan elektroejakulator atau penampungan semen secara langsung dari dalam vagina sapi betina. Adapun kerugian metode ini adalah memerlukan pejantan yang terlatih dan pemancing yang memadai serta bahaya cedera bagi pelaksana lebih besar. Vagina buatan mempunyai model yang bervariasi, antara lain model Cambridge, model Denmark, model Cornell, model Australia, dan model Jerman. Namun, yang paling sering digunakan di Indonesia adalah model Denmark dengan panjang silinder 40,7 cm dan diameter bagian dalam 5,7 cm.

Adapun alat yang harus dipersiapkan dalam penggunaan vagina buatan terdiri dari:

– Selongsong tebal bagian luar dengan klep dan pentil serta selongsong bagian dalam (inner liner). Caranya, siapkan satu silinder karet tebal yang berlubang di bagian tengah yang ditutupdengan klep dan pentil sebagai tempat memasukkan air dan udara (panjang sekitar 40 cm dan diameter 5 cm). Selongsong karet tebal (inner liner) digunakan di bagian dalam dan lebih panjang dari silinder karet. Saat digunakan kedua ujung inner liner dimasukkan ke dalam silinder karet (dikuakkan) sehingga melilit kedua ujung silinder karet dan diikat menggunakan gelang karet sampai kuat. Inner liner dengan permukaan dalam yang agak kasar lebih disukai pejantan dibandingkan dengan yang tipis dan lemas.

Baca Juga:  Pedet Belgian Blue Lahir di Balai Penelitian Ternak

– Pelicin (K-Y jelly atau vaselin). Bahan lain yang dapat digunakan adalah campuran 3 g ragacanth dengan 5 ml gliserin dan 50 ml air suling yang disimpan dalam lemari pendingin. Pelicin vaselin putih steril yang digunakan dipanaskan terlebih dahulu agar tidak terlampau padat dan lengket. Adapun penggunaan minyak kelapa sebagai pelicin tidak disarankan karena terlalu encer dan dapat meleleh masuk bersama semen ke dalam tabung sehingga dapat merusak sel spermatozoa.

Tahapan persiapan penggunaan VB di lapangan sebagai berikut.

  1. a) Isi rongga yang terbentuk antara silinder dan selongsong dengan air hangat (40—52o C melalui lubang klep sampai ¾ walaupun tidak mutlak dengan bantuan corong plastik.
  2. b) Pasang corong karet pada salah satu ujung silinder.
  3. c) Tiupkan udara dengan penggunaan pompa sampai lubang VB menyempit.
  4. d) Pasang tabung penampung pada ujung corong karet.
  5. e) Olesi lubang vagina buatan (VB) dengan pelicin (K-Y jelly atau vaselin) sampai sepertiga ukuran dengan terlebih dahulu diolesi pada termometer, lalu dimasukkan ke dalam lubang VB. Pelicin jangan mengenai ujung VB agar tidak tercampur dengan semen.
  6. f) Ukur suhu air dengan termometer. Suhu air harus benar-benar diperhatikan. Suhu yang terlalu rendah tidak akan merangsang ejakulasi. Sementara itu, suhu terlampau panas akan membunuh spermatozoa atau menyakiti pejantan sehingga pejantan akan takut atau enggan menerima VB.
  7. g) Tutup vagina buatan (VB) dengan pelindung. Tujuannya untuk melindungi tabung penampung dan mencegah kerusakan akibat cahaya.
  8. h) Vagina buatan siap digunakan.

 

Sumber: Buku Pembibitan Ternak dengan Inseminasi Buatan

Loading...
Loading...