Cara Praktis Budidaya Kangkung Darat

Pertanianku – Kangkung darat merupakan tanaman yang di taman dengan media tanah karena ada jenis kangkung yang dapat di tanam di air. Cara membedakan kangkung darat dan kangkung air adalah kangkung darat memiliki daun yang hijau terang dan berujung runcing, sedangkan warna bunganya putih. Kangkung darat dapat di panen dengan cara dicabut beserta akarnya. Jika dibandingkan dengan kangkung air, kangkung darat lebih banyak dijual di pasar-pasar karena budidaya kangkung darat yang sangat mudah. Kangkung biasanya memiliki masa panen yang tergolong cepat dan relatif tahan terhadap berbagai serangan hama. Pada dasarnya kangkung darat bisa ditanam di lahan yang rendah maupun dataran tinggi dengan curah hujan dan sinar matahari yang cukup. Cara penanamannnya paling banyak dengan biji, meskipun stek juga bisa. Berikut cara praktis budidaya kangkung darat.

Cara Praktis BudiDaya Kangkung Darat

  1. Persiapan Benih

Hal pertama yang harus di persiapkan saat ingin budidaya kangkung darat adalah Anda harus menyiapkan benih yang unggul. Kangkung darat yang sering ditanam di Indonesia adalah varietas sutera dan bangkok. Benih kangkung yang masuk kategori baik adalah yang berdaya tumbuhnya dengan baik, kangkung tumbuh tegak, dan usia benih  kurang dari satu tahun.

Loading...
  1. Pengolahan lahan dan pemupukan dasar

Tanah yang akan ditanami sebelumnya harus dibajak terlebih dulu agar tanah gembur. Setelah tanah siap, buat bedengan dengan lebar 1 meter dengan jarak bedengan 30–40 cm dan panjang dapat disesuaikan lahan. Sebelum bibit ditanam, tebarkan pupuk kandang/kompos dengan dosis 10 ton/hektar diatas lahan tanam yang sudah di bedeng, diamkan selama 2–3 hari.

  1. Penanaman
  • Penanaman dengan cara ditebar

Ada dua cara untuk budidaya kangkung darat untuk lebih hemat waktu dan biaya, pertama dengan menebarkan benih di atas bedengan secara langsung, kelemahannya adalah penggunaan benih untuk cara seperti ini cukup banyak sehingga biaya benih harus dianggarkan lebih, yaitu 5–10 kg benih/hektar. Penebaran yang baik dan merata akan menghasilkan kualitas tanaman yang baik.

  • Penanaman dengan cara ditugal
Baca Juga:  Tanaman-tanaman Sayur Ini Mudah Ditanam di Rumah

Cara kedua adalah dengan menanam benih dengan meletakkannya pada setiap lubang yang sudah dibuat dengan 2–3 biji benih kangkung darat. Kelemahannya adalah butuh banyak tenaga kerja dan memakan waktu yang lebih lama.

  1. Pemeliharaan dan pemupukan lanjutan

Kangkung adalah tanaman yang dapat tumbuh subur di areal lahan yang tingkat kesuburan tanahnya sedang. Pemupukan cukup dengan pupuk kandang sekali saja hingga masa panen sesuai tingkat kesuburan tanah. Penyiraman tanaman juga tidak usah terlalu sering asalkan tingkat kelembaban tanah terjaga, karena pada dasarnya kangkung darat memerlukan banyak air untuk tumbuh.

Penyiraman intensif dapat dilakukan pada musim kemarau dan terik matahari yang panas, sedangkan untuk musim hujan cukup sesekali saja. Jangan lupa melalukan penyiangan terutama saat penebaran benih awal. Apabila gulma dan rumput tidak dibersihkan maka nutrisi akan diserap oleh rumput. Pantau tanaman setiap hari jika Anda menginginkan hasil dari budidaya kangkung darat berkualitas, jauhakan dari hama yang biasa menyerang kangkung, misalnya belalang, ulat grayak, atau kutu daun dan penyakit karat putih. Pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan rotasi tanam, siklus jarak tanam yang baik, dan penyiraman yang tepat, gunakan pestisida hayati agar tidak membunuh predator alami.

  1. Pemanenan

Setelah kangkung darat berusia 30–45 hari, saat itulah kangkung dapat dipanen dengan cara dicabut bersama akarnya.

Loading...
Loading...