Cara Praktis dan Mudah Membuat Kompos Jerami


PertaniankuMembuat kompos jerami sebenanrnya tidak hanya memanfaatkan jerami, tetapi semua bahan organik bisa digunakan dalam pembuatan pupuk kompos ini. Misalnya, dedak, rerumputan, limbah dapur, dedaunan kering, batang dan daun pisang, dan masih banyak lagi.

Membuat kompos jerami
Foto: Pixabay

Dedak memiliki peranan penting dalam proses pembuatan pupuk kompos. Ini karena dedak menjadi media yang sangat baik untuk perkembangbiakan mikroba. Nah, berikut ini beberapa langkah pembuatan pupuk komos jerami.

Alat dan bahan:

  • Jerami 20 kg
  • Sekam 20 kg
  • Dedak 1 kg
  • Em4 100 ml
  • Gula merah 0,5 kg
  • Air bersih 10 liter

Cara membuat:

  1. Jerami dicincang atau dicacah dengan ukuran kira kira 5—10 cm.
  2. Campurkan jerami yang sudah dicacah tadi dengan sekam dan juga dedak secara merata.
  3. Larutkan gula merah ke dalam air.
  4. Masukkan EM4 ke larutan gula merah tadi.
  5. Pada lapisan pertama, buatlah campuran jerami tersebut dengan ketebalan kurang lebih 10 cm.
  6. Siram dengan larutan gula merah dan EM4 tadi secukupnya.
  7. Pada lapisan kedua, di atasnya silakan siramkan lagi dengan larutan EM4, lakukan tahap selanjutnya seperti ini hingga campuran jerami tadi habis.
  8. Untuk proses fermentasinya, tutup larutan ini dengan menggunakan plastik atau karung goni.
  9. Sekadar catatan, apabila proses fermentasi ini sukses atau berjalan dengan baik, bahan tadi akan terasa hangat apabila disentuh. Apabila suhu terlalu panas, bukalah penutupnya, lalu bolak balik bahan kompos, setelah itu ditutup kembali.
  10. Dalam proses fermentasi ini biasanya membutuhkan waktu selama 6—10 hari kompos jerami ini sudah jadi. Sebelum dipakai, dinginkan dahulu pupuk tersebut. Caranya, cukup diangin-anginkan selama 2—3 hari.

Untuk pembuatan kompos jerami ini, sebenarnya jerami tidak harus dicincang. Pencincangan dilakukan untuk mempercepat proses fermentasi. Jika kompos berbau busuk, proses pembuatan kompos gagal. Pengomposan ini berhasil jika jerami tadi berubah warna menjadi cokelat kehitaman dan tidak memiliki bau busuk.

Baca Juga:  Begini Cara Membuat Bibit Kakao Unggul

Untuk penggunaannya, yaitu dengan cara menaburkan pada lahan sebagai pupuk dasar. Nah, jika Anda ingin menyimpan pupuk jerami ini, keringkan dulu dengan cara diangin-anginkan, lalu masukkan ke karung goni.