Cara Sterilisasi Baglog, Media Tumbuh Jamur

Pertanianku— Baglog merupakan media tumbuh yang digunakan untuk budidaya jamur. Sebelum digunakan, baglog perlu disterilkan terlebih dahulu agar tidak ada mikroorganisme yang berbahaya bagi jamur. Cara sterilisasi baglog cukup gampang. Anda hanya membutuhkan drum minyak dan tungku.

sterilisasi baglog
foto: Pertanianku

Mensterilkan baglog dengan cara ini dilakukan selama delapan jam dengan suhu sekitar 100°C. Metode sederhana ini cukup efektif untuk mensterilkan hingga tingkat sterilisasinya bisa mencapai 90 persen.

Sterilisasi dengan menggunakan boiler harus dilakukan sebanyak dua kali. Sterilisasi pertama dilakukan selama 4 jam dengan suhu mencapai 85°C. Setelah itu, baglog didiamkan selama satu hari hingga spora berkecambah. Selanjutnya, sterilisasi kedua dilakukan selama empat jam untuk membunuh mikroba. Tingkat keberhasilan sterilisasi cara ini bisa mencapai 95 persen.

Berikut ini cara sterilisasi baglog atau media tanam untuk jamur.

Bahan-bahan:

  • Drum minyak bekas
  • Kayu bambu kecil
  • Tungku
  • Air
  • Plastik tahan panas
  • Tali tahan panas
  • Termometer

Langkah-langkah:

  • Siapkan drum yang akan digunakan dan berikan kayu bambu sebagai sekat pada ketinggian 1/3 drum dari permukaan bawah drum. Sekat bambu dibuat mirip seperti dandang nasi untuk memisahkan antara baglog dan air.
  • Letakkan drum di atas tungku.
  • Isi drum dengan air hingga ketinggiannya mencapai 20 cm.
  • Masukkan baglog ke dalam d Drum bekas minyak bisa menampung hingga 80 baglog.
  • Tutup drum dengan menggunakan plastik tahan panas, lalu ikat hingga rapat dengan tali yang tahan panas agar uap air dan panas bisa bertahan di dalam drum.
  • Letakkan termometer di atas baglog yang angkanya bisa dilihat dari luar sehingga suhu di dalam drum bisa terus dipantau.
  • Nyalakan bahan bakar tungk Proses sterilisasi ini dapat menggunakan tungku yang berbahan bakar gas atau kayu bakar.
Baca Juga:  Tips Mengoptimalkan Kinerja Pupuk untuk Tanaman Cabai

Setelah disterilisasi, baglog didinginkan hingga suhunya mencapai 25°C. Setelah suhu baglog menurun, bibit jamur sudah bisa dimasukkan ke baglog, tahap ini dinamakan inokulasi. Pada proses inokulasi sebaiknya menggunakan bibit semaian yang berkualitas dalam lingkungan aseptik.