Cara Tepat Penempatan Sapi di Kandang

Pertanianku — Kandang digunakan dalam pemeliharaan insentif yang berfungsi memudahkan peternak dalam mengawasi, memelihara, dan mengontrol hewan ternak. Kandang sapi sendiri ada banyak jenisnya. Namun, untuk penggemukan sapi lebih cocok dan praktis menggunakan kandang individual (tunggal).

kandang sapi
foto: pertanianku

Penggunaan kandang yang tidak tepat dapat menimbulkan efek yang tidak baik pada sapi, seperti stres, tidak mau makan, menurunkan daya tahan tubuh, dan menghambat proses pertumbuhan sapi. Oleh karena itu, penggunaan kandang yang tepat sangat memengaruhi terhadap hasil produksi hewan ternak.

Kandang tunggal adalah kandang yang masing-masing individu sapi diberi pembatas antara satu sama lain dan sapi ditambatkan pada tonggak atau patok yang sudah disediakan. Kandang individu ada juga yang tidak diberikan sekat hanya diberikan patok untuk menambatkan tali sapi. Jadi, pergerakan sapi terbatas, hanya ke depan dan ke belakang, lalu rebah.

Loading...

Penggunaan kandang tunggal untuk penggemukan sapi sebenarnya memiliki tujuan berikut.

  1. Sapi yang diikat pada tonggak tidak dapat bergerak bebas, hanya bisa ke depan dan ke belakang, atau rebahan. Hal tersebut berguna untuk menyimpan energi sapi. Dengan begitu, energi sapi hanya berguna untuk menambahkan bobot sapi dan kenaikan bobot akan berjalan lebih cepat.
  2. Untuk menghindari perebutan pakan dan minum antara satu sapi dan sapi lainnya.
  3. Melindungi pergesekan antara sapi yang dapat menyebabkan luka karena terdorong atau kena tanduk.
  4. Memudahkan dalam proses kontrol kesehatan hewan dan perkembangan pertumbuhan sapi.
  5. Memudahkan petugas pembersih kandang untuk membersihkan kandang serta mengumpulkan sisa kotoran.
  6. Memudahkan petugas saat memandi sapi.

Penambatan sapi dapat dilakukan dengan tipe stall, tipe stall ganda face to face, dan tipe ganda tail to tail. Penambatan ini tergantung dengan dana serta lokasi kandang yang ada. Biasanya peternakan sapi besar mengombinasikan antara face to face dan tail to tail.

Luas setiap satu bilik kandang untuk menggemukkan peranakan ongole adalah 3,75m2 dengan ukuran panjang 2,25 m, lebar 1 m, dan tinggi 2—2,5 m. Ukuran tersebut dapat juga digunakan untuk menggemukkan sapi bali, brahman cross, dan bangsa sapi eropa seperti friesian holstein, simmental, dan limousin.

Baca Juga:  Pedet Belgian Blue Lahir di Balai Penelitian Ternak

 

Loading...
Loading...