Cara Tepat untuk Membantu Kambing Melahirkan

Pertanianku — Seorang peternak kambing harus tahu bagaimana cara membantu kambing melahirkan. Anda perlu menyiapkan lap kain yang bersih dan kering serta air hangat untuk membersihkan cairan pada anak kambing yang baru lahir dan alat kelamin induk.

membantu kambing melahirkan
Foto: Pixabay

Saat melahirkan, kaki belakang induk akan merenggang dan ekornya tegak ke atas. Kambing juga tampak mengejan. Biasanya proses melahirkan berlangsung sekitar satu jam. Bila anak kambing lebih dari satu ekor, jarak kelahiran antar-anak sekitar 15 menit.

1. Kambing melahirkan mulai dengan air ketuban

Proses melahirkan diawali dengan keluarnya ketuban, kemudian diikuti keluarnya anak kambing. Jika posisi anak kambing normal, proses melahirkan akan berjalan lancar. Proses normal lahirnya anak kambing dimulai dari kedua kaki depan, kemudian diikuti kepala, badan, dan kaki belakang. Proses lahir dengan urutan sebaliknya juga masih dianggap normal.

2. Tetap melihat dan mengawasi saat kambing melahirkan

Selama proses melahirkan, sebaiknya peternak meluangkan waktu untuk menungguinya. Meskipun jarang terjadi masalah dalam proses melahirkan, antisipasi tetap diperlukan. Masalah yang mungkin terjadi misalnya anak kambing sulit keluar.

Hal ini bisa berakibat fatal, anak kambing yang dilahirkan cacat atau mati, bahkan bisa jadi induk yang mati. Masalah ini biasanya terjadi karena posisi anak kambing tidak normal, misalnya kepalanya menunduk atau kaki depan tertekuk. Jika terjadi masalah seperti ini, proses beranak harus dibantu oleh peternak.

3. Pastikan steril pada saat membantu kelahiran anak kambing

Untuk membantu kelahiran anak kambing, tangan peternak harus bersih dan steril. Intinya, peternak harus membuat posisi anak kambing normal. Oleh karena itu, posisi anak kambing harus diketahui. Posisi anak kambing bisa diketahui atau minimal diperkirakan setelah ada bagian tubuh anak kambing yang terlihat.

Baca Juga:  Dampak Negatif Pakan Fermentasi pada Ternak Kambing

Sebagai contoh, penanganan pada posisi kelahiran satu kaki depan normal dan satu kaki tertekuk, satu tangan peternak dimasukkan ke vagina induk. Kaki yang tertekuk diraih dengan jari telunjuk. Kepala anak kambing diposisikan di antara jari telunjuk dan jari tengah.

Jika kaki tertekuk sulit diraih, kepala anak kambing sedikit didorong secara perlahan. Setelah teraih, kaki yang tertekuk ditarik secara perlahan dan diposisikan seperti posisi normal. Setelah itu, anak kambing ditarik secara perlahan mengikuti irama dorongan induk. Hal yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai menarik anak kambing secara paksa.

4. Segera bersihkan cairan lendir anak kambing

Setelah anak kambing lahir, lendir yang menyelimuti bagian mulut dan hidung harus segera dibersihkan dengan cara dilap menggunakan kain kering yang lembut agar anak kambing bisa bernapas. Memang, secara naluriah induk akan menjilat anaknya untuk membersihkan lendir di seluruh tubuh anak tersebut. Namun, bagian mulut dan hidung sangat vital karena merupakan jalan napas sehingga lendir yang menyumbat harus segera dibersihkan.

5. Potong tali pusar pada anak kambing

Setelah tubuh anak kambing bersih dan kering, tali pusar diikat 5 cm dari perut kemudian dipotong di bawah ikatan tersebut. Alat yang digunakan harus tajam dan steril. Bekas potongan diolesi dengan obat luka untuk menghindari infeksi. Sebenarnya, tali pusar akan putus dengan sendirinya setelah beberapa hari. Namun, gerakan anak kambing menjadi terbatas sebelum tali pusar terputus.

6. Jangan lupa rawat indukan kambing setelah melahirkan

Selain anak kambing, induk juga harus mendapat perawatan setelah melahirkan. Bagian sekitar alat kelamin, ambing, dan puting susu segera dibersihkan dengan menggunakan lap yang dicelupkan air hangat.

Baca Juga:  3 Penyebab DOC Ayam Kampung Mati
Loading...