Cara Ternak Ayam Kate untuk Pemula


PertaniankuCara ternak ayam kate sebenarnya hampir sama seperti memelihara ayam kampung biasa. Ayam kate memang secara fisik berbeda dengan ayam kampung pada umumnya karena postur tubuhnya yang kecil tentu saja berat badannya juga lebih ringan.

cara ternak ayam kate
Foto: Google Image

Ayam kate banyak dipelihara sebagai hiasan di sekitar rumah karena memang tubunya yang mini dan lucu itu cocok dijadikan sebagai ayam hias. Namun, tidak sedikit juga para peternak membudidayakan ayam kate sebagai penghasilan tambahan. Produksi telur ayam kate juga tinggi sehingga bisa menjadi tambahan protein keluarga Anda. Berikut ini akan diulas cara ternak ayam kate untuk pemula yang bisa Anda terapkan.

  1. Siapkan kandang

Kandang merupakan komponen utama dalam beternak. Maka dari itu, kandang harus disiapkan sebelum ayam tiba. Karena kate termasuk jenis ayam yang lincah, kandang harus tertutup, terutama untuk ayam kate yang masih anakan. Kandang dibuat dengan sirkulasi udara yang baik.  Agar ayam kate tidak kedinginan, berikan lampu di dalam kandang sebagai penghangat.

  1. Pemberian makan

Karena ayam kate tubuhnya kecil, otomatis paruhnya pun lebih kecil daripada ayam kampung biasanya. Sebaiknya, jenis pakan yang diberikan, yaitu BR halus sehingga akan memudahkannya untuk dimakan. Berikan pakan sebanyak dua kali sehari pada waktu pagi dan sore hari.

  1. Pemberian minum

Sediakan minum di dalam kandang. Penggunaan air matang memang lebih direkomendasikan dibanding menggunakan air mentah dalam pemberian.

  1. Perawatan anak

Indukan ayam kate akan merawat anaknya. Usahakan anakan kate tetap bersama indukannya sekitar satu minggu. Hal ini bertujuan agar anak mendapatkan perawatan alami dari indukannya. Kate yang masih kecil biasanya sangat rentan. Maka dari itu, saat hujan tiba berikan penutup yang tahan terhadap air agar kate tidak kedinginan.

  1. Perawatan kandang
Baca Juga:  Kenali Penyebab Telur Ayam Tidak Menetas

Untuk perawatan kandang, bersihkan secara rutin pada bagian kandang dan luar kandang supaya tidak menjadi sarang penyakit. Kondisi kandang juga harus selalu dicek apakah ada bagian yang rusak atau tidak. Hal ini untuk melindungi ayam dari gangguan pemangsa seperti tikus ataupun hewan predator lain.