Cara yang Benar Membawa Cucakrawa


Pertanianku – Membawa atau mengangkut cucakrawa dalam jarak dekat memang tidak begitu bermasalah. Akan tetapi, pada jarak yang agak jauh diperlukan kehati-hatian, terlebih bila dibawa ke arena kontes. Perlakuan sebelum dan sesudah burung dibawa juga perlu diperhatikan.

Cara yang Benar Membawa Cucakrawa

  1. Alat pengemas

Biasanya, para pedagang menggunakan bekas kantong semen untuk mengemas cucakrawa bakalan yang baru dibeli penggemar. Cara demikian kurang baik karena bekas kantong semen biasanya masih meninggalkan bau yang dapat mengganggu pernapasan burung di dalamnya.

Cara yang paling baik dalam membawa cucakrawa bakalan adalah dengan menggunakan besek atau kardus yang bagian sisi sampingnya telah dilubangi. Alat angkut ini dapat membawa burung selama 10 jam perjalanan darat. Hal yang perlu diingat adalah gunakanlah satu besek/kardus untuk satu ekor burung, terutama bila burung tersebut telah dipelihara cukup lama, untuk menghindari terjadinya saling patuk.

  1. Perlakuan sebelum dibawa

Sebelum menempuh perjalanan panjang yang memakan waktu berjam-jam, sebaiknya cucakrawa diberi obat antistres yang dicampur dalam minumannya. Obat ini diberikan dua atau tiga hari sebelum pemberangkatan.

Di dalam kemasan besek atau kardus dimasukkan makanan segar, seperti jangkrik dan pepaya yang tidak terlalu masak.

  1. Perlakuan di tempat tujuan

Setelah sampai tujuan, cucakrawa dikeluarkan dari alat angkutnya dan dimasukkan dalam sangkar. Gantung sangkar cucakrawa tersebut di tempat yang sejuk dan jauh dari gangguan.

Berikan makanan alami agar kondisinya cepat pulih. Cucakrawa yang akan disertakan dalam kontes cukup dibuka sebagian penutup kainnya dan dibiarkan di atas rumput atau digantung di tempat yang aman. Pada dasarnya, cucakrawa cukup kuat fisiknya. Akan tetapi, kalau kondisinya kurang sehat, lebih baik cucakrawa jangan dibawa dalam perjalanan jauh. Untuk menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya dalam perjalanan burung dihindarkan dari hawa panas dan jangan terlalu dekat dengan mesin mobil. Apabila hal tersebut tidak dapat dihindari, sebaiknya wadah burung sesekali agak dibuka agar burung menghirup udara segar. Jika kondisinya sudah baik kembali, burung dapat dibawa lagi.

 

Sumber: Buku Agar Cucakrawa rajin berkicau

 

loading...
loading...