Cari Tahu Keuntungan Bisnis Telur Ayam Kampung

Pertanianku — Tujuan akhir dari beternak ayam kampung petelur adalah keuntungan. Namun, apakah ayam kampung petelur akan mendatangkan keuntungan bagi Anda atau tidak. Yuk, cari tahu seberapa besar keuntungan bisnis telur ayam kampung yang akan Anda dapatkan.

bisnis telur ayam kampung
foto: pertanianku

Usaha telur ayam kampung diasumsikan dimulai dengan membeli ayam dara KUB calon petelur (pullet) sebanyak 100 ekor. Satu periode produksi atau masa produktif ayam kampung menghasilkan telur selama 1,5 tahun.

Rata-rata produktivitas ayam kampung untuk menghasilkan telur sebesar 50 persen dengan mortalitas sebesar 10 persen. Lahan tempat Anda menjalankan usaha telur ayam kampung merupakan lahan milik Anda sendiri dan kandang yang digunakan merupakan kandang baterai. Usaha ini juga dilakukan oleh Anda sendiri. Untuk satu tenaga kerja pada dasarnya mampu merawat ayam petelur hingga sebanyak 2.000 ekor.

Loading...

Dengan asumsi yang sudah dijabarkan tadi, biaya tetap yang akan dibutuhkan akan sebesar Rp12.200.000. Biaya tetap ini meliputi pembuatan kandangan baterai, kandang penaung, egg tray sebanyak 10 buah, dan perlengkapan lain-lain.

Biaya tetap diperuntukan untuk membeli peralatan untuk kebutuhan usaha yang memiliki nilai ekonomi yang panjang, dan pada usaha ini seluruh peralatan usaha memiliki nilai ekonomis selama 10 tahun.

Untuk mengembalikan biaya tetap, Anda dapat mencicil pengembalian biaya tetap selama masa umur ekonomi peralatan. Jika umur ekonomi selama 10 tahun, per tahun Anda dapat mengembalikan biaya tetap sebanyak Rp1.220.000.

Jika ingin dikembalikan per masa satu periode masa panen telur ayam kampung yang memiliki waktu selama 1,5 tahun, untuk satu periode biaya tetap akan dikembalikan sebesar Rp1.830.000.

Biaya variabel yang akan dikeluarkan untuk satu periode panen adalah sebesar Rp41.700.000. Biya ini meliputi pembelian dara KUB, pakan, dan kebutuhan kesehatan ternak seperti vaksin, vitamin, dan obat-obatan.

Baca Juga:  Pemberian Pakan, Kunci Utama Produksi Susu Sapi Melimpah

Total biaya yang dikeluarkan untuk satu periode panen adalah biaya tetap per periode ditambah biaya variabel sebesar Rp43.530.000.

Dengan asumsi yang telah ditentukan tadi, telur ayam kampung yang dapat dihasilkan sebanyak 27.000 butir dengan harga jual Rp2.700 per butir. Dengan begitu, laba kotor yang dapat Anda dapatkan akan sebesar Rp72.900.000. Anda juga masih akan mendapatkan keuntungan dari penjualan indukan afkir dengan asumsi indukan yang terjual sebanyak 90 ekor dengan harga Rp50.000 per ekor, akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp4.500.000.

Total laba kotor yang akan didapatkan sebesar Rp77.400.000. Untuk mendapatkan laba bersih, laba kotor akan dikurangi total biaya per satu periode, akan menghasilkan nilai Rp35.700.000. Jika dibagi menjadi per tahun, keuntungan yang didapatkan akan sebesar Rp 26.775.000.

Menggiurkan, bukan? Sebaiknya, sebelum Anda semakin tergiur dengan bisnis telur ayam kampung, pelajari dengan betul semua teknik ternak ayam kampung petelur.

Loading...
Loading...