Cegah Sebelum Terlambat Heat Stress pada Ayam Broiler

Pertanianku Heat stress merupakan penyakit yang kerap menyerang ayam broiler karena suhu udara terlalu panas atau lebih dari 28°C sehingga ayam tidak bisa menyeimbangkan pembuangan suhu panas di dalam tubuhnya. Ayam dewasa dengan bobot besar lebih rentan mengalami heat stress dengan tingkat risiko yang lebih besar juga.

heat stress
foto: Pertanianku

Kondisi heat stress pada ayam terbagi menjadi dua, yaitu akut dan kronis. Heat stress kronis disebabkan oleh meningkatnya suhu dan kelembapan dalam jangka waktu yang lama. Sementara itu, akut terjadi akibat meningkatnya tingkat kelembapan secara drastis. Agar tidak terjadi kejadian hal yang tidak diinginkan, sebaiknya Anda mengetahui cara mencegah heat stress pada ayam broiler.

Melakukan evaluasi

Anda harus rutin melakukan evaluasi untuk mengetahui perkembangan kondisi ternak setiap harinya. Selain itu, lakukan penanganan yang tepat dan cepat terhadap penyebab penyakit, seperti suhu lingkungan, tingkat kepadatan kandang yang kurang tepat, dan kondisi sirkulasi udara. Lakukan penanganan sesuai dengan faktor penyebabnya agar tidak terulang kembali.

Nyalakan kipas (fan)

Nyalakan fan dan bila perlu tambahkan blower untuk mengatur sirkulasi udara di dalam kandang. Anda juga bisa memberikan hujan buatan di dalam kandang ketika suhu lingkungan sedang sangat ekstrem.

Tingkat kepadatan kandang

Mengingat tingkat kepadatan kandang menjadi salah satu penyebab penyakit, Anda perlu memerhatikannya dengan saksama. Kurangi tingkat kepadatan kandang sebesar 10—20 persen dengan memperlebar sekat.

Air minum

Saat suhu tinggi, nafsu makan ayam akan menurun drastis sehingga menyebabkan ayam lebih ingin mengonsumsi air. Jika suhu di dalam kandang mencapai 32°C, tingkat konsumsi air minum ayam dapat meningkat menjadi 50 persen. Suhu yang optimal untuk kandang ayam adalah 20—24°C. Perhatikan kualitas air minum yang diberikan, pastikan ayam tidak mengalami kekurangan air.

Baca Juga:  Cara Ternak Domba di Kebun Karet

Hal serupa juga harus terjadi dengan pakan. Langsung berikan pakan ketika suhu sudah mulai menurun. Pemberian pakan harus dilakukan dengan normal, meski waktu pemberian pakan menjadi berubah. Bila perlu, pemberian pakan dilakukan pada malam hari dengan menggunakan pencahayaan tambahan.

Tempat air minum

Karena tingkat konsumsi air minum meningkat, Anda perlu memerhatikan distribusi tempat air minum. Pastikan tidak ada ayam yang kesulitan mendapatkan minum. Anda bisa menambah tempat minum untuk mempermudah ayam.

Saluran air minum

Saluran air minum perlu didesinfeksi agar tidak menjadi sumber penyakit pada ayam apabila di dalam saluran sudah terbentuk lapisan atau kerak.

Nutrisi tambahan

Berikan nutrisi tambahan seperti elektrolit dan vitamin melalui air minum atau pakan.

 

 

 

 

 


loading...