Cerahnya Prospek Bisnis Ikan Nila


Pertanianku – Prospek ikan nila juga tidak kalah cerahnya. Bahkan, hewan yang berasal dari Benua Afrika dan bernama latin Orechromis sp. ini tidak hanya laku di pasar dalam negeri saja, tetapi juga pasar internasional. Perdagangan nila di pasar ekspor biasanya dalam bentuk fillet atau telah dibuang tulangnya. Setelah dibungkus dan dikemas, fillet dibekukan.

Menggunakan Nila Gesit

Jumlah permintaannya sangat tinggi, dengan harga mencapai 5$. Sementara itu, pasokan dari berbagai negara masih kurang dan negara-negara tertentu masih mengandalkan Indonesia sebagai pemasoknya.

Di pasar dalam negeri sendiri, jumlah permintaan ikan nila sangat tinggi. Sebagai contoh, di Jakarta dan sekitarnya, tidak kurang dari puluhan ton beredar setiap harinya. Pasokan nila tersebut diperoleh dari Waduk Cirata, Saguling, dan Jatiluhur. Belum lagi dari daerah-daerah lainnya, seperti Bogor, Tangerang, dan Bekasi. Namun, jumlah tersebut ternyata masih belum memenuhi seluruh kebutuhan ikan nila, terutama Jabodetabek. Bahkan, bisa dibilang pemenuhannya baru tercapai sekitar 50%dari yang seharusnya. Hal ini disebabkan oleh pasokan benihnya yang masih kurang.

Permintaan ikan nila konsumsi yang semakin meningkat membuat pengembangannya banyak dilakukan dengan sistem pemeliharaan di KJA, khususnya di Waduk Cirata, Saguling dan Jatiluhur. Namun, di ketiga waduk tersebut, sebagian besar pembudidaya tidak menetapkan ikan nila sebagai komoditas utama, tetapi komoditas sampingan. Di sana, nila tidak dipelihara di jaring utama (lapis pertama), tetapi di jaring kolor (lapis kedua). Untuk pakannya, para pembudidaya di sana memanfaatkan pakan yang terbuang dari komoditas utama mereka. Selain di KJA, usaha pembesaran nila di kolam air tenang juga sedang berkembang. Secara otomatis, kebutuhan benih nila juga turut meningkat.

Untuk memenuhi kebutuhan benih nila yang tinggi sebenarnya hanya masalah klasik. Secara umum, metode pembenihan nila tidak rumit. Bahkan, ikan yang memiliki nama latin Oreochromis sp. ini merupakan ikan yang mudah dikembangbiakkan. Hal terpenting adalah kualitas dari induknya yang menjadi inti dari pemijahan. Induk jantan dan betina cukup disatukan di dalam kolam pemijahan, lalu keduanya akan memijah dengan sendirinya. Bahkan, tanpa alat penempel telur sekalipun seperti ikan mas. Meskipun demikian, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, tentu saja ada cara standar yang harus dilakukan oleh para pembenih.

Baca Juga:  Ingin Untung? Coba Budidaya Udang Air Tawar di Akuarium

 

Sumber: Buku Paduan Lengkap Benih Ikan Konsumsi