Ciri-ciri Ayam Mengalami Defisiensi Makanan

Pertanianku — Defisiensi makanan atau kekurangan makanan menjadi salah satu penyakit yang jarang disadari oleh peternak. Ayam yang sedang mengalami defisiensi makanan pada umumnya mengalami penurunan berat badan secara drastis, bulu terlihat kasar dan tidak berkilau, ayam susah bergerak sehingga ketika berjalan terlihat sempoyongan, pertumbuhan lambat, lumpuh, dan tingkah lakunya tidak tenang.

defisiensi makanan
foto: Pertanianku

Defisiensi makanan pada ayam bisa disebabkan oleh kekurangan beberapa zat nutrisi tertentu, misalnya vitamin, mineral, dan zat-zat lain yang penting dibutuhkan untuk pertumbuhan dan pembentukan organ tubuh ayam. Setiap zat nutrisi akan menampilkan gejala yang berbeda-beda seperti di bawah ini.

Kekurangan vitamin A

Ayam mengalami penurunan berat badan, terjadi pendarahan pada mukosa mata dan diikuti dengan penebalan pelupuk mata. Pendarahan juga terjadi di bagian hidung dan sinusnya, serta terjadi penurunan produksi telur dan daya tetas.

Kekurangan vitamin B1

Ayam mengalami penurunan nafsu makan, pertumbuhannya menjadi lambat, terjadi kelainan pada urat saraf, timbul spasmus di bagian leher, dan paralis alat-alat tubuh sehingga membuat ayam lumpuh.

Kekurangan vitamin B2

Ayam mengalami pembengkakan pada jari-jari. Selain itu, daya tetas telur yang dihasilkan menjadi berkurang.

Kekurangan vitamin D

Pertumbuhan ayam mengalami gangguan sehingga terlihat lebih kecil dibanding ayam lain, kaki ayam terlihat pincang, terjadi pembengkakan sendi pada siku dan iga, serta tulang dada ayam terlihat membengkok.

Kekurangan mineral Mn

Sendi-sendi ayam terlihat membengkak, bagian tendon Achilles melesat dari normal, serta daya tetas telur yang dihasilkan menurun.

Kekurangan vitamin E

Ayam terlihat tidak terkontrol sehingga gerakannya seperti linglung dan sering berputar-putar tidak jelas.

Kekurangan vitamin K

Ketika terjadi luka di tubuh ayam, tubuhnya tidak mampu membekukan darah yang keluar sehingga darah terus mengalir.

Baca Juga:  Tertarik Ternak Ayam Broiler? Kenali Dulu Risikonya

Seluruh kondisi di atas bisa diobati dengan obat-obatan bervitamin seperti Avitress dengan dosis 1 gram yang dilarutkan ke dalam 1 liter air minum. Obat perlu diberikan selama 3—5 hari berturut-turut. Selain Avitress, Anda juga bisa menggunakan Rhodivit dengan dosis 1 gram dan dilarutkan ke dalam 12 liter air minum. Rhodivit perlu diberikan selama 5 hari berturut-turut.