Ciri-ciri Ikan Gurami Kekurangan Nutrisi

Pertanianku Ikan gurami memangsa tumbuhan, serangga, ikan-ikan lain, dan serasah yang membusuk di dalam air. Oleh karena itu, sebenarnya gurami bisa digunakan untuk mengendalikan gulma yang tumbuh di dalam air. Pertumbuhan gurami terbilang cukup lambat sehingga sering kalah saing dengan ikan lain yang hidup di perairan yang sama. Akibatnya, ikan gurami kekurangan nutrisi dan pertumbuhan tubuhnya pun akan semakin lambat.

ikan gurami
foto: Pertanianku

Untuk ikan gurami yang dipelihara di kolam budidaya, seharusnya tidak akan mengalami kekurangan nutrisi karena pasokan pakan ikan gurami ditunjang langsung oleh pembudidaya. Selain itu, tidak ada jenis ikan lain di kolam tersebut, kecuali jika ikan dipelihara secara bersamaan dengan jenis ikan lain.

Kekurangan nutrisi bisa menjadi mimpi buruk bagi pembudidaya. Hal ini karena pertumbuhan ikan menjadi tidak sempurna, serta kondisi fisik dan kesehatannya menjadi buruk.

Ikan gurami yang kekurangan asam amino dan vitamin akan lebih mudah mengalami sakit. Oleh karena itu, pembudidaya harus memerhatikan kandungan nutrisi di dalam pakan yang diberikan. Untuk memenuhi seluruh kebutuhan gizi ikan, pembudidaya bisa memberikan pakan tambahan seperti hijauan yang diberikan sebanyak satu kali sehari.

Jenis hijauan yang digunakan sebagai pakan tambahan ikan gurami antara lain daun talas, daun keladi, daun sente, daun kangkung, daun pepaya, daun ubi jalar, dedak, ampas tahu, dan bungkil kacang. Jangan lupa untuk memerhatikan kualitas dan kuantitas pakan hijauan yang diberikan agar pakan hijauan bisa bekerja secara maskimal.

Jika pakan yang diberikan sudah mengalami penurunan kualitas atau bahkan ditumbuhi oleh cendawan, pakan tersebut malah akan memicu serangan penyakit di dalam tubuh ikan. Penyakit tersebut akan menyerang bagian insang dan bagian badan luar.

Baca Juga:  Pakan Alami Larva Ikan Patin

Ikan yang sudah terserang akan memiliki tutup insang yang keriput, tubuhnya menjadi bengkok, dan pertumbuhannya menjadi sangat lambat.

Untuk mengantisipasi penurunan kualitas pakan ikan, sebaiknya beli pakan ikan sesuai dengan kebutuhan untuk jangka waktu yang pendek. Jangan menyimpan pakan ikan terlalu lama di dalam gudang penyimpanan, apalagi hingga lebih setahun.

Berikan pakan secara rutin dan konsisten sebanyak dua kali dalam sehari, yaitu pagi dan sore hari.