Ciri-ciri Induk Gurami yang Sudah Matang Gonad

PertaniankuInduk gurami yang akan dipijahkan sudah harus mengalami kematangan gonad agar proses pembenihan bisa berlangsung dengan optimal. Induk yang baru dibeli tidak bisa langsung dipijahkan jika gonadnya belum matang, Anda harus mematangkannya terlebih dahulu.

induk gurami
foto: Pertanianku

Pematangan gonad induk gurami sangat berpengaruh terhadap produksi telur, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Pakan induk memiliki peranan penting untuk mematangkan gonad sehingga telur yang akan dihasilkan bisa berkembang menjadi larva berkualitas.

Pembudidaya biasanya memberikan pakan hijauan untuk induk, padahal pakan hijauan saja tidak cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi ikan. Ikan yang hanya diberikan pakan hijauan cenderung memiliki daya tahan tubuh yang lemah sehingga mudah terserang penyakit. Induk yang sedang dipersiapkan untuk pemijahan harus diberikan pakan lain berupa pelet. Jadi, gonad induk bisa matang dengan baik serta daya tahan tubuhnya meningkat.

Induk yang akan dipijahkan harus dipelihara secara terpisah di dalam kolam tanah. Pakan yang diberikan berupa pelet apung sebanyak 2 persen/hari dan daun santé sebanyak 2—3 persen/hari. Persentase tersebut dihitung dari bobot induk yang dimiliki. Proses pemeliharaan untuk pematangan gonad bisa berlangsung selama 1—1,5 bulan lamanya.

Induk gurami yang bisa dipelihara untuk dimatangkan gonadnya harus memiliki bobot minimal 2—2,5 kg/ekor, sudah berumur dua tahun, induk jantan memiliki tonjolan di dahi, dan perut induk betina sudah membulat.

Induk jantan yang bagus untuk digunakan memiliki badan yang terlihat kekar dan lincah. Induk jantan yang sudah matang gonad akan terlihat tonjolan di bagian dahi, bibirnya rata atau tebal, sirip ekor terlihat rata, gerakannya lincah dengan bentuk tubuh yang langsung, ekor akan naik jika diletakkan di tempat yang datar, dan memiliki spot berwarna hitam di bagian bawah sirip dada.

Baca Juga:  KKP Tidak Mengeluarkan Izin Penangkapan Ikan untuk Kapal Asing

Untuk induk betina, tidak memiliki tonjolan di dahi, bibirnya tipis, sirip ekor membulat, gerakannya menjadi lambat dengan perutnya yang membuncit, ekor hanya bergerak-gerak jika Anda letakkan di tempat yang datar, dan tidak memiliki spot hitam di bawah sirip dada.

 

 

 

 


loading...