Ciri-ciri Induk Ikan Lele Siap Pijah

Pertanianku — Tidak semua ikan lele yang dipelihara bisa dipijahkan untuk menghasilkan benih. Anda harus menyortir induk ikan lele terlebih dahulu dengan menyurutkan air kolam, lalu induk ditangkap dengan menggunakan seser atau serokan dan ditampung di dalam wadah berupa tong plastik.

induk ikan lele
foto: Pertanianku

Induk jantan dan betina yang dipilih tidak boleh berasal dari induk yang sama atau sedarah. Setelah dikumpulkan dalam wadah tong plastik, tiap induk diidentifikasi agar bisa mendapatkan induk siap pijah. Induk betina dan induk jantan memiliki ciri-ciri yang berbeda. Oleh karena itu, Anda harus tahu betul bagaimana karakteristik tiap induk yang sudah siap dipijahkan.

Induk betina siap pijah memiliki ukuran tubuh yang hampir sama dengan jantan, organ tubuhnya lengkap dan tidak cacat. Warna kulitnya agak kusam, sehat, dan gerakannya menjadi lamban. Usia induk betina yang siap pijah sekitar 10—15 bulan.

Jika dilihat pada bagian kelaminnya akan terlihat membulat, bengkak, berwarna kemerahan, dan agak menonjol. Pada bagian perut induk akan terasa lembut dan halus apabila diraba dengan tangan. Jika diusap pada bagian sirip punggungnya dengan dua jari, bagian tersebut akan berdiri tegak.

Sementara itu, umur induk jantan yang digunakan sekitar 10—15 bulan, bobotnya sekitar 700—1.500 gram. Pada bagian kelamin sudah terlihat runcing, besar, dan menonjol. Bentuk perutnya terlihat ramping dengan warna kulit yang lebih cerah.

Induk ikan lele jantan yang sudah siap kawin bila sirip punggungnya diusap dengan dua jari akan berdiri tegak. Selain itu, gerakannya terlihat lebih lincah.

Setelah mendapatkan kriteria induk yang sesuai, langkah berikutnya adalah mematangkan gonad induk dengan perlakuan khusus. Ikan hanya diberikan pakan pelet selama tujuh hari dengan frekuensi pemberian sebanyak 1 kali sehari pada siang atau malam hari.

Baca Juga:  Jenis Pakan Alami untuk Ikan Hias

Pemberian pakan pelet tersebut bertujuan mengurangi kadar lemak yang terdapat di kuning telur. Dengan begitu, telur yang akan dihasilkan benar-benar sudah matang dengan tingkat daya tetas yang tinggi.

Jika Anda membeli induk dari penangkaran, sebaiknya jangan langsung memijahkan induk yang baru sampai karena induk masih stres. Induk harus dipelihara selama 10—30 hari hingga stresnya menghilang. Ciri-ciri induk yang sedang stres biasanya tidak mau makan hingga 5 hari.