Ciri-ciri Jagung Sudah Bisa Dipanen

Pertanianku — Jagung manis sudah mulai berbunga saat tanaman berumur 40—60 hari setelah tanam. Umur berbunga sebenarnya bergantung pada varietas dan ketinggian tempat. Pada dataran tinggi, tanaman jagung akan berbunga setelah berumur 74 hari setelah tanam. Setelah berbunga, jagung masuk ke masa pembuahan. Panen jagung untuk konsumsi biji segar dilakukan saat tanaman berumur 64—82 hari setelah tanam (hst).

panen jagung
foto: Pertanianku

Umur panen jagung bergantung pada jenis varietas dan ketinggian tempat. Pada dataran tinggi, panen jagung umumnya dilakukan ketika tanaman sudah berumur 104 hari setelah tanam.

Jika panen dilakukan lebih 104 hst dikhawatirkan dapat membuat rasa manis dan teksturnya berubah. Umur jagung yang terlalu tua menyebabkan biji mengeras dan rasa manis berkurang karena sebagian kandungan gula akan berubah menjadi pati (tepung). Semakin tua umur jagung, akan semakin rendah kandungan gulanya.

Kandungan gula tertinggi terdapat pada jagung yang berumur 20 hari setelah berbunga betina. Setelah itu, kandungan gula akan berangsur turun.

Sementara itu, panen yang dilakukan terlalu cepat pada jagung muda dikhawatirkan dapat menyebabkan produksi tanaman menjadi rendah karena bijinya masih lunak.

Ciri-ciri jagung yang sudah bisa dipanen terlihat pada penampakan rambut jagung yang keluar di bagian ujung tanaman. Rambut jagung yang sudah bisa dipanen akan berwarna cokelat kehitaman, ketika Anda pegang rambutnya tidak terasa lengket dan bisa diurai.

Selain itu, apabila Anda raba bagian tongkolnya akan terasa penuh dan biji jagung terlihat berwarna kuning mengilat.

Waktu panen jagung yang bagus adalah pagi, sore, atau malam hari. Tongkol jagung sebaiknya jangan terkena sinar matahari secara langsung. Udara panas pada siang hari bisa menyebabkan kandungan gula pada biji jagung manis berkurang sehingga jagung yang dipanen akan terasa sedikit hambar.

Baca Juga:  Cara Membuat Pestisida Alami dari Ekstrak Daun Mimba

Sebelum melakukan panen, Anda harus memperhitungkan jarak pengiriman ke konsumen, fasilitas processing dan penyimpanan, serta pengangkutan. Ketiga hal tersebut dapat memengaruhi tekstur serta rasa jagung manis.

Panen jagung manis dapat dilakukan dengan cara memetik jagung beserta kelobotnya. Setelah itu, jangan membuka kelobotnya dan jangan masukkan ke wadah yang terlalu rapat. Segera letakkan jagung di tempat yang sejuk dan terbuka. Jangan membuang bagian tongkolnya apabila jagung tidak perlu dikemas secepatnya.