Ciri-ciri Pullet Berkualitas

Pertanianku — Permasalahan yang paling sering dijumpai pada usaha peternakan ayam petelur adalah peternak tidak bisa menentukan pullet berkualitas yang didapatkan dari breeder. Meskipun sudah melakukan berbagai macam usaha untuk menaikkan tingkat produktivitas ayam, tetap saja hasil yang didapatkannya tidak sebanding. Hal ini karena mereka tidak menggunakan pullet berkualitas. Pullet ras petelur dikatakan berkualitas jika memiliki beberapa karakteristik seperti di bawah ini.

pullet berkualitas
foto: pertanianku

Memiliki ciri fisik ayam petelur yang baik

Cara pertama yang paling mudah untuk dilakukan adalah melihat tampilan fisik. Tampilan fisik yang bisa diamati adalah kepala dan muka, jengger dan pial, mata, tulang pubis, kloaka, kulit bulu badan, serta kaki.

Loading...
  • Kepala dan muka: halus, lebar, merah, dan cerah
  • Jengger dan pial: halus, lebih lebar, lembap dan merah
  • Mata: bercahaya dan cerah
  • Tulang pubis: kecil, kenyal, elastis, dan berjauhan
  • Perut: halus, penuh, dan elastis
  • Kloaka: lebar, basah, dan pucat
  • Kulit: tipis, halus, dan longgar
  • Badan: lebar dan dalam
  • Bulu: lengkap, padat, dan mengilap
  • Kaki: panjang, cerah, dan kokoh.

Berat badan sesuai standar dari breeder

Bobot badan menjadi salah satu indikator kualitas pullet yang paling mudah diamati. Pullet berkualitas akan memiliki bibit badan yang sesuai dengan standar breeder. Bobot badan yang kurang atau berlebihan dari standar yang ditetapkan dapat mengganggu performanya sehingga hasil telur yang didapatkan tidak optimal.

Kerangka tubuh optimal pada 12 minggu

Kerangka tubuh yang terbentuk sempurna dapat mendukung tingkat produktivitas untuk mencapai puncak produksi yang optimal dan memiliki potensi produksi yang lebih lama. Kerangka tubuh ayam dapat diamati berdasarkan postur tubuh ayam.

Keseragaman lebih dari 85 persen

Penyeragaman berat badan dilakukan melalui penimbangan berat badan yang dilakukan secara rutin. Keseragaman berfungsi untuk memudahkan peternak dalam mengamati perkembangan performa ayam dan menentukan jumlah pakan ransum. Semakin tinggi tingkat keseragaman yang dimiliki, menandakan bahwa pullet yang Anda gunakan sudah cukup berkualitas. Tingkat keseragaman tidak boleh kurang dari 85 persen.

Baca Juga:  Penyebab Kegagalan Peternakan Kambing yang Sering Terjadi
Loading...
Loading...