Ciri-ciri Tanaman Kekurangan Nutrisi

Pertanianku — Tanaman yang kekurangan nutrisi akan tumbuh tidak sempurna karena adanya nutrisi yang tidak terpenuhi. Biasanya, tanaman tersebut menunjukkan gejala kekurangan melalui bentuk fisik yang berbeda dari tanaman biasa. Anda harus segera peka dengan perubahan bentuk fisik pada tanaman agar kekurangan nutrisi tersebut bisa secepatnya ditangani. Berikut ini ciri-ciri tanaman kekurangan nutrisi.

tanaman kekurangan nutrisi
foto: Pertanianku

Kahat nitrogen

Tanaman yang sedang mengalami kahat nitrogen atau kekurangan nitrogen akan memperlihatkan pertumbuhan yang kerdil dan menguning. Daun-daun yang tumbuh lebih kecil daripada daun tanaman yang sehat.

Kekurangan nitrogen pada tanaman yang masih muda akan menyebabkan seluruh tanaman menguning, sedangkan tanaman yang sudah tua akan terlihat pada bagian bawah daunnya berwarna hijau kekuning-kuningan hingga kuning. Selain itu, anakan yang dihasilkan berkurang dan pertumbuhan bunga menjadi lambat. Gabah yang dihasilkan dari malai juga berkurang.

Kahat fosfor

Tanaman yang sedang mengalami kahat fosfor akan menunjukkan gejala berupa pertumbuhan akar yang lambat, tanaman menjadi kerdil, serta daun berwarna hijau gelap dan tegak. Kekurangan fosfor akan menyebabkan perubahan warna daun yang awalnya berwarna hijau gelap menjadi keunguan. Jumlah anakan yang dihasilkan menjadi lebih sedikit dan waktu pembungaan menjadi terlambat atau tidak rata sehingga waktu panen menjadi mundur.

Fosfor merupakan unsur hara yang sangat penting untuk melindungi kesehatan akar tanaman dan menambah daya tahan tanaman terhadap keracunan besi.

Kahat kalium

Tanaman yang kekurangan kalium akan terlihat gejala seperti akarnya yang membusuk, tanaman kerdil, daun layu, pinggiran dan ujung daun tua seperti terbakar, jumlah anakan berkurang, serta ukuran dan berat gabah berkurang. Tanaman yang kekurangan kalium juga lebih rentan terserang hama dan penyakit serta keracunan besi.

Baca Juga:  Couscous, Makanan Asal Timur Tengah yang Kaya Nutrisi

Kahat belerang

Tanaman yang sedang mengalami kekurangan belerang akan menunjukkan gejala berupa klorosis pada daun muda dan diikuti dengan daun tua yang menguning, pertumbuhan tanaman kerdil, serta jumlah anakan dan malai berkurang. Kekurangan belerang sangat sering terjadi pada tanah yang minim bahan organik, tanah reduktif, atau kandungan pH tanah terlalu tinggi.