Ciri-Ciri Tanaman Kekurangan Unsur Hara NPK


Pertanianku — Unsur hara sangatlah diperlukan oleh tumbuhan karena unsur hara dapat menyuburkan tumbuhan. Lalu, apa yang akan terjadi jika tanaman kekurangan unsur hara NPK? Apa ciri-cirinya?

tanaman kekurangan unsur hara NPK
Foto: Pixabay

Unsur hara terdiri atas berbagai jenis, tetapi kali ini kita akan membahas NPK (Nitrogen, Phospat, dan Kalium). Berikut ini beberapa ciri tumbuhan jika kekurangan unsur hara NPK (Nitrogen, Phospat, dan Kalium).

Ciri-ciri tumbuhan yang kekurangan unsur hara N (Nitrogen)

Pada tanaman yang masih muda dan masih dalam proses pembibitan daun menunjukkan warna hijau pucat. Warna pucat ini pun biasanya dipadukan dengan warna kekuningan. Dan, jaringan daun yang kekurangan nitrogen akan mengalami gejala nekrosis. Daun yang kekurangan nitrogen akan menghasilkan anak daun yang berwarna kuning. Tulang anak daun akan mengecil serta bergulung ke dalam.

Biasanya tumbuhan yang berada di tempat terbuka akan memiliki warna daun yang awalnya hijau pucat kemudian secara perlahan akan berubah menjadi kuning. Namun, pada masalah yang lebih serius, warna daun akan berubah menjadi cokelat atau merah lembayung dan jaringan akan mulai mati dari ujung anak daun.

Ciri-ciri tumbuhan kekurangan unsur hara P (Phospat)

Terhambatnya pertumbuhan sistem batang, akar, dan daun. Warna daun secara keseluruhan berubah menjadi hijau tua dan ada juga yang berwarna keabu-abuan, dan terdapat pigmen yang berwarna merah pada daun bagian bawah, lalu daunnya akan layu dan mati. Terdapat warna ungu yang sangat lama berubah menjadi kuning pada tepi daun, batang, dan juga cabang.

Hasil tanaman yang kualitasnya berkurang, dan menjadi sedikit. Buahnya menjadi cepat matang padahal belum waktunya serta dengan ukuran yang kecil sehingga mengakibatkan buruk dipandang mata.

Ciri-ciri tumbuhan kekurangan K (Kalium)

  1. Confluent orange spotting (COS)
Baca Juga:  Cara Bertanam Hidroponik dengan Hidrogel

Confluent orange spotting dijumpai pada anak daun dan daun yang lebih tua. Hal ini akan menimbulkan bercak-bercak kecil dimulai dari bentuk segi dan memiliki warna hijau pucat yang kemudian berubah menjadi oranye cerah. Ketika bercak-bercak itu mengalami nekrosis, daunnya akan menjadi tempat invasi patogen sekunder, lalu setelah itu daun akan mengering.

  1. Mid crown yellowing (MCY)

Berkembangnya gejala klorosis dengan warna cokelat kekuningan yang kurang cerah dan warna kekuningan pucat. Kelunturan warna pada daun merupakan salah satu bentuk dari kelainan. Bercak kecil yang dialami karena klorosis mulai membesar dan menutupi daun secara keseluruhan. Kemudian, akan membentuk bercak hitam yang tidak dapat menembus jaringan daun yang masih sehat.