Ciri-ciri Telur Ayam Tetas yang Bagus

Pertanianku — Anda bisa memilih untuk membeli telur ayam tetas untuk pengadaan bibit ayam. Saat membeli telur ayam tetas, Anda harus memerhatikan kualitasnya agar telur tersebut bisa menetas dan menghasilkan bibit ayam yang bagus. Jangan pernah beli telur tetas dari pasar karena kualitas telur tersebut sulit dipastikan.

telur ayam tetas
foto: Pertanianku

Jika Anda sudah memiliki induk yang dewasa dan menghasilkan telur, telur tersebut bisa dijadikan sebagai telur tetas kalau kualitasnya memang bagus. Berikut ini ciri-ciri yang menggambarkan telur dengan daya tetas yang tinggi.

  • Bentuk telur sempurna, tidak ada cacat, dan bersih.
  • Kulit telur tidak terlalu tipis dan rata.
  • Pada bagian ujung telur yang tumpul masih memiliki ruang udara. Anda bisa melihat ruang tersebut dengan cara menyorotkan lampu senter ke bagian ujung telur yang runcing.
  • Telur berbentuk oval atau bulat lonjong. Sebaiknya, hindari telur berbentuk terlalu bulat atau lonjong karena telur tersebut memiliki daya tetas yang rendah.
  • Ukuran telur terbilang nomal, tidak terlalu besar tapi tidak terlalu kecil juga. Telur berukuran normal biasanya memiliki bobot sekitar 35—40 gram. Telur yang memiliki bobot kurang dari 35 gram atau lebih dari 40 gram kemungkinan besar memiliki daya tetas rendah. Selain daya tetas rendah, telur tersebut cenderung lebih mudah mati sebelum menetas.
  • Telur tersebut berasal dari indukan yang baik dan sehat. Artinya, induk tidak pernah mengidap penyakit turunan. Itu sebabnya Anda tidak disarankan untuk membeli telur tetas di pasar karena sangat sulit mendeteksi induk telur yang dijual di pasar.
  • Telur yang akan ditetaskan tidak boleh disimpan lebih dari enam hari karena daya tetasnya akan semakin menurun. Jika telur terpaksa disimpan lebih dari enam hari, telur harus disimpan dalam ruangan bersuhu sedang, kering, dan tidak lembap untuk menjaga kualitas telur agar tidak menurun.
Baca Juga:  Cara Mudah Mengetahui Kambing Bunting

Sebenarnya, saat ini tidak begitu sulit mencari telur ayam tetas. Namun, sebaiknya Anda memulai usaha dengan memelihara indukan dewasa terlebih dahulu agar dapat menghasilkan telur ayam tetas sendiri. Dengan begitu, Anda bisa memenuhi kebutuhan bibit secara kontinu dan kualitasnya lebih terjamin.