Ciri Khas Tanaman Nilam

Pertanianku — Nilam termasuk tanaman penghasil minyak atsiri yang mudah tumbuh di Indonesia. Nilam adalah tanaman perdu wangi berakar serabut. Tanaman nilam sering dianggap sebagai tanaman perdu atau tanaman liar. Padahal, nilam termasuk penghasil minyak atsiri yang dapat dipanen dengan waktu singkat, yaitu sekitar 6—7 bulan sejak penanaman awal, hanya saja hasil panen yang akan didapat belum optimal.

tanaman nilam
foto: pertanianku

Tanaman nilam memerlukan suhu yang panas dan lembap. Selain itu, tanaman juga memerlukan curah hujan yang merata dalam jumlah cukup. Nilam dapat tumbuh hingga setinggi 2—3 kaki atau sekitar 60—90 cm jika umurnya sudah lebih dari enam bulan.

Daun nilam halus dan terasa seperti beludru apabila diraba dengan tangan, agak bulat lonjong seperti jantung, serta berwarna agak pucat. Bagian bawah daun dan rantingnya berbulu halus, batangnya berkayu dengan diameter 10—20 mm, dan hampir berbentuk segiempat. Sebagian besar daun yang melekat pada ranting selalu berpasangan satu sama lain. Jumlah cabang nilam relatif banyak dan bertingkat mengelilingi batang sekitar 3—5 cabang per tingkat.

Umur tanaman nilam terbilang cukup panjang, yakni lebih dari tiga tahun. Panen perdana nilam dapat dilakukan saat tanaman berumur 6—7 bulan. Selanjutnya, panen dapat dilakukan dengan interval 2—3 bulan sekali, bergantung pada pemeliharaan dan pola panen.

Hasil produksi tanaman nilam berupa daun basah yang kemudian dikeringkan atau dilayukan. Setelah itu, daun diolah lebih lanjut melalui proses penyulingan daun untuk mendapatkan minyak nilam.

Selain daunnya, bagian lain tanaman nilam seperti ranting, batang, dan akar juga bisa disuling. Namun, kandungan minyak di bagian tersebut relatif sedikit dibanding di daun. Dalam praktik penyulingan, biasanya, masyarakat mencampur daun dengan ranting, batang, dan akar untuk mendapatkan lebih banyak minyak nilam.

Baca Juga:  Mesin Chopper Multifungsi Menyokong Pertanian dan Peternakan Organik

Minyak dari daun nilam memiliki sifat khas. Semakin bertambah umur daunnya, semakin wangi harum minyak yang dihasilkan. Itu sebabnya minyak nilam yang berumur lebih lama lebih disukai oleh produsen minyak wangi.

Ciri khas lainnya yang mudah dikenali dari nilam adalah bila daunnya digosok akan basah dan mengeluarkan aroma khas nilam.