Cita Rasa Asia Jadi Tren Kuliner 2019

Pertanianku — Sejumlah pakar kuliner memprediksi cita rasa lokal Asia akan menjadi tren kuliner pada 2019 ini. Setelah sebelumnya, kopi menjadi sajian populer dalam tiga tahun terakhir.

tren kuliner
Foto: Google Image by Kaskus

“Intinya, pada 2019 makanan Asia akan menjadi perhatian lebih sebagai atraksi,” ujar Ketua Tim Percepatan dan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata, Vita Datau Messakh seperti dikutip dari CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.

Kuliner Asia memang sangat terbuka untuk dikembangkan, beda halnya dengan Barat. Hal ini karena banyak bahan makanannya tidak mengalami perubahan. Padahal, para penikmat kuliner butuh ‘pengalaman makan’. Istilah ini disebut gastronomy tourism, merujuk pada pengalaman seseorang yang menganggap kuliner bukan sekadar aktivitas makan. Lebih kepada gaya hidup, produk lokal, kesehatan, budaya, dan cerita di balik makanan.

Loading...

Sajian kuliner Asia dianggap memberikan pengalaman makan yang menarik dan cenderung tidak terlupakan, ungkap Vita. Ini tidak terlepas dari kombinasi bumbu rempah-rempah yang menyatu dalam kuliner tersebut. Bahkan, koki dunia pun meminati eksplorasi penggunaan rempah-rempah. “Terutama koki milenial yang berani mengeksplorasi,” kata Vita.

Kuliner Asia juga dipercaya memiliki rasa eksotis yang tidak dimiliki kuliner Barat. Rasa ini seolah-olah mampu membangkitkan kelima pancaindera. Lidah mencecap rasa, hidung menghirup aroma, mata menangkap keindahan sajian, jari menyentuh makanan, dan telinga mendengar cerita yang renyah. “See, smell, touch, taste, hear,” tutur Vita.

Hadirnya beragam kafe artisan yang menyajikan kuliner Asia juga mendukung penyebaran kuliner ini. Hal ini tentunya ikut mendukung dan menunjukkan kecintaan dan kebanggaan akan bahan makanan lokal.

Senada dengan Vita, pakar kuliner William Wongso juga memprediksi kuliner Asia akan menjadi tren 2019. Cita rasa makanan Barat perlahan akan berganti cita rasa Asia.

“Ini bisa jadi kesempatan kuliner kita masuk (ke luar negeri) dan berkembang di sana,” kata William.

Loading...
Loading...