Couscous, Makanan Asal Timur Tengah yang Kaya Nutrisi

Pertanianku — Pencinta kuliner pasti tidak asing dengan nama couscous atau kuskus meskipun belum pernah mencicipinya. Couscous merupakan makanan pokok di Afrika Utara, seperti Maroko, Mesir, Tunisia, Libya, Arab, dan Lebanon. Kini makanan ini sudah mendunia karena sangat mudah diolah.

couscous
foto: Pixabay

Couscous memiliki cita rasa tawar. Oleh karena itu, bahan makanan ini perlu diolah bersama dengan berbagai bumbu masakan. Di negara asalnya, bahan makanan ini diolah menjadi makanan pokok seperti nasi di Indonesia. Saat ini makanan pokok orang Timur Tengah terkenal memiliki tiga jenis, yakni Maroko, Israel, dan Lebanon.

Couscous terbuat dari gandum durum yang dipecah menjadi tepung dan disebut semolina. Semolina tersebut kemudian dicampur dengan tepung terigu. Meski bentuknya butiran, ternyata bahan makanan ini termasuk jenis pasta. Bahan makanan ini bisa diolah dengan beragam bahan makanan dan cepat matang.

Cara memasak couscous instan sangat mudah. Anda hanya perlu mendidihkan 1 ½ cangkir air atau kaldu, kemudian angkat dari api. Setelah itu, masukkan satu cangkir kuskus. Biarkan air dan uap menghidrasi bahan makanan ini selama 5 menit, kemudian aduk dengan garpu supaya mengembang.

Couscous juga bisa diolah dengan cara direbus seperti beras. Caranya, panaskan mentega dan 1 cangkir kuskus di dalam panci, kemudian aduk rata. Tambahkan 1 ½ gelas air atau kaldu dan didihkan. Setelah itu, kecilkan api dan tutup panci. Selanjutnya, masak kuskus hingga semua airnya terserap. Namun, jangan terlalu lama saat memasaknya karena bisa menyebabkan kuskus lembek.

Makanan asal Timur Tengah ini sangat kaya nutrisi. Di dalamnya terdapat protein, zat besi, karbohidrat, dan serat yang tinggi. Selain itu, terkandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Satu cangkir couscous bisa memenuhi 35 persen kebutuhan nutrisi orang dewasa.

Baca Juga:  Langkah Mudah Menanam Bunga Teratai Putih

Di dalam couscous juga terdapat selenium yang cukup tinggi. Tiap 175 gram kuskus sudah mampu memenuhi 60 persen kebutuhan selenium tubuh. Selenium merupakan kandungan antioksidan kuat yang dapat membantu tubuh untuk memperbaiki sel dan jaringan yang rusak akibat radikal bebas dan inflamasi.