Dampak Negatif Kandang Ayam yang Terlalu Penuh

Pertanianku — Kandang menjadi rumah bagi ayam selama masa pemeliharaan. Ayam dapat tumbuh dengan baik apabila kondisi kandang nyaman dan dapat memberikan rasa aman. Oleh karena itu, kandang tidak boleh diatur sembarangan. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dari kandang adalah tingkat kepadatan kandang ayam.

kepadatan kandang ayam
foto: Pertanianku

Tingkat kepadatan dipengaruhi oleh banyaknya ayam yang dipelihara di dalam kandang serta bentuk kandang yang digunakan. Usahakan bentuk kandang dan jumlah ayam yang dipelihara seimbang agar kandang tidak terlalu padat.

Kandang yang terlalu padat dapat menimbulkan beragam dampak negatif pada ayam dan usaha ternak Anda. Mulai dari ayam stres hingga ayam menjadi mudah sakit. Berikut ini beberapa dampak negatif yang ditimbulkan dari kandang ayam yang terlalu penuh.

Suhu di dalam kandang meningkat

Tingkat kepadatan yang tinggi dapat menyebabkan suhu di dalam kandang meningkat karena banyaknya jumlah ayam yang dipelihara.

Menurunkan kadar oksigen

Banyaknya ayam yang dipelihara di dalam kandang membuat jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk menetralisir karbondioksida dan panas dari tubuh hewan menjadi besar. Akibatnya, kadar oksigen di dalam kandang menjadi sangat terbatas. Kondisi tersebut dapat menyebabkan pertumbuhan ayam menjadi terhambat.

Menyebabkan kanibalisme

Ayam memiliki sifat alami berupa kanibalisme. Kandang yang terlalu penuh dapat memancing sifat tersebut dan akhirnya ayam akan saling menyerang dan mematuk. Luka bekas patukan tersebut rentan terserang infeksi dan menyebabkan penyakit lain yang lebih parah. Bahkan, luka tersebut bisa menyebabkan kematian pada ayam.

Kandang menjadi tidak sehat

Meski ada banyak ayam yang Anda pelihara, jumlah yang terlalu berlebihan dapat menyebabkan kandang menjadi tidak sehat untuk ayam ternak dan pekerja yang bekerja di dalamnya.

Baca Juga:  Indonesia dan Belgia Jalin Kerja Sama di Bidang Peternakan

Pembagian makanan menjadi tidak rata

Terlalu banyak ayam di dalam kandang dapat menyebabkan distribusi makanan menjadi tidak merata. Ayam yang tidak mendapatkan pakan akan tumbuh lebih kecil dibanding ayam yang sering mendapatkan pakan. Akibatnya, tingkat keseragaman di dalam kandang menjadi rendah.