Dampak Negatif Pakan Fermentasi pada Ternak Kambing

Pertanianku — Tahukah Anda, apa saja dampak negatif pakan fermentasi pada ternak kambing? Pakan fermentasi merupakan pakan hijauan dan bahan lainnya yang difermentasi menggunakan mikroorganisme untuk menghasilkan energi dan nutrisi yang lebih berkualitas.

dampak negatif pakan fermentasi pada ternak kambing
Foto: Pixabay

Bahan-bahan yang biasa difermentasi adalah hijauan, limbah pertanian seperti daun singkong, jerami padi, dan sebagainya. Fermentasi pakan jerami menjadi salah satu solusi bagi peternak untuk menyediakan pakan yang dapat diawetkan untuk mengantisipasi kekurangan pakan di saat jumlah yang tersedia di lahan sedikit.

Pakan hasil fermentasi memiliki komposisi nutrisi yang berbeda daripada bahan pakan sebelum difermentasi. Pada proses fermentasi pakan kambing terjadi penambahan sejumlah energi dan juga nutrisi lainnya yang sebelumnya tidak tersedia dalam hijauan.


Loading...

Dalam dunia peternakan sendiri, fermentasi bahan pakan kambing bertujuan menyediakan pakan kambing di saat hijauan sulit didapatkan, menambah nilai nutrisi kambing sehingga lebih komplit, serta mengawetkan bahan pakan hijauan yang berlimpah di saat hujan.

Akan tetapi, dampak negatif pakan fermentasi ini pun tidak bisa Anda abaikan. Pakan fermentasi merupakan pakan alternatif yang merupakan hasil olahan teknologi pakan ternak untuk menghasilkan pakan dengan energi yang lebih tinggi dan bernutrisi. Pakan fermentasi digunakan sebagai pengganti hijauan yang sangat minim di saat musim kemarau.

Pakan fermentasi sebenarnya sangat menguntungkan bagi peternak karena menjadi solusi untuk ketersediaan pakan di saat masa-masa sulit untuk mendapatkan pakan. Akan tetapi, pemberian pakan fermentasi yang terus-menerus juga sangat merugikan ternak.

Beberapa hal yang terjadi akibat pemberian pakan fermentasi yang diberikan secara terus-menerus di antaranya kambing mengalami defisiensi nutrisi, kambing menjadi semakin kurus, pertumbuhan kambing terlambat, bahkan kambing bisa terkena penyakit yang disebabkan defisiensi nutrisi pakan.

Baca Juga:  Mengenal Lebih Jauh Jenis Kambing Boerka

Hal-hal tersebut sebenarnya bukan akibat mutlak dari pemberian pakan fermentasi atau hijauan fermentasi. Namun karena beberapa kesalahan para peternak dalam menerapkan pemberian pakan fermentasi itu.

Nutrisi, vitamin dan mineral yang lengkap sangat dibutuhkan oleh kambing untuk memicu pertumbuhannya dan juga produksi susu pada kambing. Terkadang, peternak hanya asal menerapkan hal baru yang sepertinya terlihat instan dan sangat mudah untuk menjalankan usaha ternak kambing. Kemudian pada akhirnya akan membuat kambing mengalami defisiensi nutrisi yang dapat berakibat fatal bagi kesehatannya sendiri.

Loading...
Loading...