Daun Salam, Bumbu Dapur Dengan Banyak Manfaat


Pertanianku   Daun salam sudah biasa dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia sebagai bumbu pelengkap dalam berbagai jenis masakan. Daun salam memiliki beberapa nama lokal, di antaranya ubar serai (Melayu), manting (Jawa), gowok (Sunda), dan maselengan (Sumatera).

Daun Salam, Bumbu Dapur Dengan Banyak Manfaat

Tanaman salam (Syzygium polyanthum) banyak ditemukan di daerah pegunungan dan hutan. Akan tetapi, pada dasarnya tanaman salam relatif mudah ditanam di pekarangan rumah atau kebun karena berakar tunggang. Jenis tanaman ini juga tergolong mudah dikembangbiakkan, misalnya dengan cara pencangkokan. Pohon salam memiliki batang pohon yang bulat licin dan cukup besar. Tingginya bisa mencapai 25 m.

Selain untuk bumbu pelengkap masakan, daun salam berkhasiat mengobati beberapa penyakit. Secara tradisional, daun salam digunakan sebagai obat sakit perut dan diare. Berdasarkan pengalaman dan diperkuat dengan bukti-bukti riset ilmiah membuktikan bahwa daun salam menularkan efek hipoglikemik. Artinya, kombinasi zat-zat kimia yang terkandung dalam daun salam mampu menurunkan kadar gula darah yang melejit di atas normal. Selain itu, daun salam juga terbukti efektif menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol darah, serta mengobati sakit mag (gastritis), katarak, gatal-gatal (pruritus), kudis (scabies) dan eksim (eczema)

Khasiat daun salam dalam mengobati penyakit telah diperkuat oleh beberapa riset ilmiah. Riset yang dilakukan oleh Beni Warman dari FMIPA Universitas Andalas dan Retno Sudewi dari Universitas Gadjah Mada memperkuat bukti kehebatan daun salam. Keduanya menyimpulkan fakta bahwa ekstrak daun salam berkhasiat pula menghambat pertumbuhan bakteri-bakteri penyebab penyakit, seperti bakteri Escherichia coli, Vivrio Cholera, dan Salmonella sp. Daya antibakteri ini dapat mengatasi serangan diare. Selain daun, tanaman salam memiliki bagian lain yang juga berpotensi sebagai obat alam. Kulit pohon dan buah salam juga bisa diramu menjadi obat antidiare. Buah salam punya kelebihan lain, di antaranya bisa menetralisasi efek mabuk yang disebabkan terlalu banyak meneguk minuman beralkohol. Hasil penelitian di FMIPA Universitas Indonesia dan Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada diketahui bahwa daun salam berkhasiat menurunkan tekanan darah dan kolesterol darah.

Baca Juga:  Ternyata Air Mineral Kemasan Juga Punya Masa Kedaluwarsa!

Kandungan kimia yang dikandung tumbuhan ini adalah minyak asiri, tannin, dan flavonoida. Bagian pohon yang bisa dimanfaatkan sebagai obat adalah daun, kulit batang, akar, dan buah.

 

Sumber: Buku Daun Ajaib

loading...
loading...