Daun Tembakau Tangkal Penyakit Ebola


Pertanianku – Serangan virus ebola membuat seluruh dunia khawatir. Sebab, virus ini telah mematikan 1.427 orang. Tetapi, menurut Guru Besar Biocell Universitas Brawijaya, Profesor Sutiman, orang Indonesia tidak perlu panik karena virus mematikan tersebut dapat dicegah dengan tembakau.

Suriman mengatakan seperti dikutip Liputan6 (11/4), “Tembakau itu memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Di antaranya bisa dipakai mengobati  sakit perut dengan memasukkan asapnya lewat dubur. Selain itu bisa dibuat vaksin untuk mencegah virus ebola.”

Daun Tembakau Tangkal Penyakit Ebola

Virus ebola dapat ditangani menggunakan tanaman tembakau karena terdapat tobacco mozaic virus yang bisa disisipi gen antibodi untuk anti ebola. Jadi, tanaman tembakau bisa memproduksi vaksin anti ebola.

Tembakau diketahui memiliki manfaat bagi manusia sejak ratusan tahun lalu. “Saya mengingatkan semua pihak, terutama  pemerintah untuk tidak mudah termakan kampanye global yang bisa memusnahkan kekayaan hayati tembakau di Indonesia. Alasannya, Indonesia memiliki banyak varietas tembakau dan tidak ada di belahan dunia lain, seperti tembakau Madura, Jember, dan Temanggung,” tutur Suriman.

Demi mencegah ebola, Sutiman mengaku siap membuat vaksin anti virus ebola itu bila memang Universitas Brawijaya dipercaya. Ini karena membuat vaksin  itu mudah, namun bagaimana mengembangkan dan memasarkannya itu tidak gampang. Permasalahannya kompleks, karena berkaitan dengan masalah bisnis secara global.

“Ada aroma bisnis di balik kehebohan virus ebola. Setiap ada isu kesehatan dipastikan  muncul vaksin baru. Suriman mencontohkan vaksin meningitis yang diwajibkan bagi jamaah haji dan orang yang hendak menunaikan umroh. Seperti halnya vaksin meningitis, dalam kasus virus ebola Indonesia juga hanya menjadi pasar besar bagi industri farmasi global,” jelas Suriman.

Suriman menambahkan, virus ebola itu memang sangat berbahaya dan mengerikan. Sesuai catatan WHO, kini terdapat 2.615 kasus dengan 1.427 kematian. Wabah ini terjangkit di Afrika Barat seperti Guinea Sierre Leone, Liberia, Nigeria.

Baca Juga:  Saatnya Mengulik Khasiat Undur-undur

Virus ebola menular lewat kontak badan atau ludah. Bila terjangkit, bisa merusak sistem peredaran darah hingga pembuluh darah pecah. Indikasi orang terserang virus ebola itu, badan terasa panas selama dua hari hingga tiga pekan. Lalu tenggorokan sakit,  otot pegal-pegal, kepala pening, muntah-muntah, dan diare. Akibat selanjutnya, diikuti penurunan fungsi hati dan ginjal, diikuti darah keluar dari pori-pori kulit.

loading...
loading...