Daya Tarik Usaha Pembibitan Kentang

PertaniankuUsaha pembibitan kentang cukup menjanjikan di Indonesia. Sayuran umbi ini merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak dikonsumsi. Faktor lain juga turut memengaruhi usaha ini sehingga layak Anda pertimbangkan. Berikut ini beberapa hal yang menjadi daya tarik usaha pembibitan kentang.

Usaha pembibitan kentang
Foto: Pertanianku

Harga kentang relatif stabil

Stabilitas harga kentang memberi keuntungan karena Anda dapat membuat perencanaan ekonomi menjadi lebih matang. Kentang juga termasuk jenis sayuran yang rutin dikonsumsi sehingga Anda tidak perlu membuat perhitungan spesifik soal waktu penanamannya.

Loading...

Hal ini karena kentang merupakan sayuran yang bisa disimpan. Berbeda dengan cabai, tomat, kubis, dan jenis sayuran lain yang mudah busuk. Permintaan kentang pun terus meningkat seiring dengan penambahan penduduk. Tak hanya itu, menjamurnya berbagai menu kentang juga turut membuat kentang semakin dicari.

Potensi bisnisnya tergolong besar

Kebutuhan bibit kentang terus meningkat. Pada 2001, bibit kentang dibutuhkan hingga 29.000 ton. Pada 2009, kebutuhan akan bibit ini melonjak tajam menjadi 96.227 ton. Oleh karena itu, usaha pembibitan kentang memiliki potensi bisnis yang besar bila dikembangkan dengan maksimal.

Segmen usaha dapat dipilih sesuai modal

Bisa dibilang, usaha pembibitan kentang merupakan usaha yang sangat feasible alias mudah dilakukan, terutama jika dibandingkan dengan usaha agronomi yang lain. Jika Anda memiliki modal yang cukup banyak, Anda bisa memulai bisnis dengan bibit kentang G0 dan G1.

G0 atau generasi nol merupakan istilah untuk turunan generasi bibit kentang yang berasal langsung dari pembibitan kultur invitro. Bibit tersebut diambil langsung dari setek mikro dari dalam botol. Bibit G0 dihasilkan di dalam laboratorium dan bersifat steril.

Anda pun masih berkemungkinan melakukan usaha pembibitan kentang G1, G2, G3, hingga G4. Tentu saja ada pertimbangan risiko seperti bentuk ukuran yang berbeda, variasi ukuran yang lebar, dan sebagainya. Namun, biaya untuk pembibitan generasi berikutnya ini tidak sebesar biaya pembibitan menggunakan G0.

Baca Juga:  Mengungkap Potensi Kencur di Kudus

Pasarnya terjamin dan pasti

Pasar kentang sangat terbuka lebar. Sayuran lainnya biasanya akan jatuh harga ketika panen raya, dan naik dengan signifikan ketika situasi sebaliknya. Kentang bukan tanaman sayuran yang demikian karena harganya relatif tak memiliki perbedaan.

Kentang biasanya dijual untuk kebutuhan konsumsi di pasar tradisional. Kentang juga bisa dijadikan untuk bahan baku industri. Penjualan juga bisa dilakukan dengan bibit kentang. Pasar pembibitan kentang ini sendiri masih bisa dimanfaatkan dengan baik.

 

Loading...
Loading...