Dengan Aplikasi Sibibit, Data Sebaran Ternak Menjadi Lebih Mudah Dilihat

Pertanianku — Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) membangun aplikasi Sibibit. Aplikasi ini memudahkan peternak dan praktisi untuk mendapatkan data ril penyebaran ternak dari unit pelaksana teknis lingkup Balitbangtan di seluruh Indonesia.

aplikasi sibibit
foto: pertanianku

Menurut Koordinator KSPHP Pulitbangnak Dr. Ir. Andi Saenab, M.Si., Sibibit membuat kebutuhan data menjadi tersedia setiap waktu.

“Sehingga kapan pun ada permintaan data penyebaran ini dari Kementerian Pertanian maupun Balitbangtan dapat langsung dengan cepat diberikan. Adanya aplikasi ini juga merupakan misi kita Kementan yang sudah dicanangkan yaitu maju, mandiri, dan modern. Sebab dengan teknologi ini kita bisa maju dan modern. Artinya, tidak dengan manual lagi,” jelas Andi seperti dikutip dari laman litbang.pertanian.go.id.

Aplikasi Sibibit dibuat berbasis web sehingga aplikasi bisa dibuka dan diakses dari berbagai perangkat seperti handphone, laptop, tablet, komputer, dan lainnya.

Sibibit bekerja dengan mengumpulkan data-data yang tersebar di berbagai tempat (UPT dan BPTP). Data akan diinput oleh UPT dan BPTP secara berkala. Waktu penginputan sebaran data akan disesuaikan dengan kesepakatan.

Data yang diinput berupa data master yang dibagi menjadi beberapa jenis, seperti ayam, itik, domba, kelinci, kambing, sapi, dan benih. Data yang diinput merupakan data per bulan dan per tahun.

UPT dan BPTP akan mendapatkan akses user untuk masuk ke aplikasi. Di dalam aplikasi sudah tersedia beberapa menu, di antaranya beranda, data sebaran, laporan, grafik, dan data master. Nantinya UPT dan BPTP akan bekerja pada menu update data sebaran per bulan dan per tahun serta ada export XLS untuk mengubah format data ke bentuk file Excel.

Baca Juga:  Kementan Terus Dorong Pengendalian OPT Ramah Lingkungan

Menu data sebaran merupakan tempat untuk menginput data sebaran bulanan dan tahunan. Penggunaan hanya tinggal mengklik tombol tambahan data dan tabel instansi akan terisi secara otomatis sesuai dengan daftar user login. Pengguna dapat mengisi tujuan sebaran lebih dari satu provinsi tujuan.

Setelah itu, menu laporan akan mengompilasi setiap laporan bulanan dan akan di-export untuk ditampilkan ke dalam bentuk Excel.

Aplikasi ini masih dalam tahap penyempurnaan untuk masuk ke tahap uji coba sebelum akhirnya diresmikan.