Deretan Masalah yang Sering Ditemui Saat Bertanam Secara Hidroponik

Pertanianku Hidroponik sedang banyak digandrungi oleh masyarakat perkotaan. Banyak yang menggunakan teknik ini karena bisa diaplikasikan di pekarangan yang sempit dan tidak membutuhkan lahan luas. Namun, sayangnya masih banyak pembudidaya yang kerap mengalami masalah saat menanam hidropnik. Penyebab masalah hidroponik yang paling umum adalah defisiensi unsur hara.

masalah hidroponik
foto: Pertanianku

Masalah yang muncul menyebabkan hasil panen menjadi berkurang tidak maksimal. Permasalahan tersebut tidak boleh didiamkan begitu saja karena akan terus berkembang semakin parah sehingga menyebabkan gagal panen. Berikut ini beberapa permasalahan yang kerap kali dialami oleh pembudidaya tanaman hidroponik.

Perubahan warna pada tanaman

Jika seluruh tanaman mengalami perubahan warna menjadi menguning, gejala tersebut sudah bisa dipastikan disebabkan oleh adanya defisiensi unsur hara. Namun, jika hanya beberapa daun yang berubah warna, kemungkinan besar kejadian tersebut karena penyimpangan genotip pada tanaman.

Salah satu unsur yang paling penting adalah unsur hara besi (Fe). Tanaman yang kekurangan unsur hara Fe biasanya akan mengalami perubahan warna pada daun dari pucat lalu menjadi kuning kecokelatan, sedangkan urat daun masih tetap hijau.

Kekurangan zat besi pada tanaman juga bisa karena tanaman kekurangan unsur mangan dan kalium atau kelebihan sulfat. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah mengganti air nutrisi dengan air baru yang menggunakan komposisi AB Mix.

Tanaman tidak kunjung tumbuh

Bibit tanaman yang sudah ditanam dan tidak kunjung tumbuh kemungkinan besar disebabkan oleh skala pH air yang digunakan di bawah atau melebihi angka 6—6,5. Oleh karena itu, Anda perlu mengukur kadar pH pada media air yang akan digunakan dan mencatatnya untuk mengetahui perkembangan kadar pH setiap hari.

Tanaman tidak tumbuh dengan subur

Baca Juga:  Manisan Jahe Kering, Cara Unik Menikmati Jahe

Permasalahan yang paling sering dijumpai adalah tanaman yang tidak tumbuh begitu subur, hanya ada beberapa helai daun yang tumbuh atau pertumbuhannya kerdil. Kondisi tersebut terjadi karena kepekatan unsur hara yang diberikan pada media air hidroponik kurang tepat. Anda bisa mengukur tingkat kepekatan menggunakan alat TDS meter. Alat tersebut akan mengukur partikel padatan terlarut air nutrisi dengan satuan ppm.