Deretan Produk Olahan Porang

Pertanianku — Tanaman porang (Amorphophallys oncophyllus) memiliki nama sebutan yang berbeda-beda di tiap daerah, seperti iles-iles, iles kuning, serta acung atau acoan. Porang merupakan tanaman asli Indonesia yang sedang naik daun belakangan ini. Hal tersebut dikarenakan fungsinya yang sangat beragam sehingga membuat harga komoditas ini meningkat. Berikut ini produk olahan porang.

Produk olahan porang
foto: Trubus

Chips

Chips merupakan olahan porang yang dikeringkan untuk mencegah enzim yang dapat merusak glukomanan jika porang disimpan dalam bentuk segar. Chips tersebut nantinya akan diolah menjadi tepung.

Porang yang akan dibuat menjadi chips harus disortasi terlebih dahulu untuk memisahkan umbi yang rusak atau cacat. Setelah itu, umbi dikupas, dicuci, dan direndam ke dalam air untuk mencegah perubahan warna.

Selanjutnya, umbi diiris tipis dengan ketebalan 0,5—1,0 cm, lalu direndam ke dalam larutan garam 5 persen dengan perbandingan 1 kg umbi dengan 3 liter air. Perendaman tersebut dilakukan selama 24 jam untuk melarutkan kristal oksalat dan menetralkan senyawa alkaloid yang menyebabkan rasa pahit pada porang.

Irisan umbi yang sudah direndam kembali dicuci hingga bersih, kemudian umbi dijemur selama dua hingga tiga hari atau dikeringkan menggunakan oven pada ushu 70°C selama 16 jam hingga kadar airnya kurang dari 12 persen. Pengeringan dengan sinar matahari dapat menjadikan kandungan glukomanan lebih tinggi sekitar 22,07 persen.

Tepung porang dan tepung glukomanan

Tepung terbuat dari chips yang digiling dengan tingkat kehalusan sekitar 40—60 mesh, produk ini dinamakan sebagai tepung porang. Setelah itu, tepung melalui proses pemurnian dengan cara mekanis dan kimia. Tepung hasil pemurnian tersebut disebut dengan tepung glukomanan. Ukuran partikel tepung porang dapat berpengaruh terhadap kandungan glukomanan dan kalsium oksalat.

Baca Juga:  Usir Hama dengan Pestisida Alami Tanaman Ruku-Ruku

Tepung porang digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan pangan fungsional, pakan ternak, pengikat air, bahan pengental, serat penggumpal atau pembentuk gel, dan makanan diet rendah. Sementara itu, tepung glukomanan digunakan sebagai bahan pangan fungsional yang berkhasiat bagi kesehatan, seperti untuk produk tepung, produk susu, produk roti, gel air pada makanan, minumam, edible film, dan masih banyak lagi.