Drone Penebar Benih Besutan Balitbangtan

Pertanianku — Sebelumnya Balitbangtan sudah pernah merilis teknologi drone yang berfungsi untuk sprayer. Kini, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian mengembangkan teknologi terbaru, yaitu drone penebar benih dan penebar pupuk granule.

drone penebar benih
foto: ilustrasi pixabay

Teknologi ini diciptakan oleh Balitbangtan melalui unit kerja Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan). Drone merupakan pesawat tanpa awak dan diterbangkan dengan kendali yang dikirim melalui remote control. Jika mulanya drone hanya digunakan sebagai pemantau, kini teknologi ini sudah bisa digunakan untuk membawa muatan.

Penggunaan drone pada beberapa bidang industri dianggap memudahkan pekerjaan karena dinilai lebih efektif dan efesien. Pekerjaan menjadi lebih hemat tenaga, waktu, dan biaya. Begitu juga dengan drone penebar benih yang digunakan untuk menyebar benih padi.

Loading...

Drone terbaru ini merupakan bentuk modifikasi dari drone penyemprot pestisida. Dilansir dari Kementerian Pertanian Badan Litbang Pertanian, modifikasi dilakukan pada bagian penampung benih padi (hopper) dan memasang perangkat yang berguna untuk mengatur pengeluaran benih padi (seed meetering devices). Dengan modifikasi tersebut, drone ini bisa digunakan untuk membantu para petani dalam menyebar benih.

Drone penebar benih berkapasitas 15 kg benih padi dengan kecepatan tanam 2—3 km/jam di ketinggian 1,5—2 m dari permukaan tanah. Drone ini memiliki kapasitas kerja 0,8—1 hektare/jam atau 1,00—1,25 jam/hektare. Jumlah benih yang bisa ditabur sebesar 144 butir/m2. Jika dihitung, kecepatan padi yang ditebar oleh drone ini sebesar 6,3 meter/detik (216 km/jam).

Drone ini cukup mudah dioperasikan. Operator hanya perlu memasukkan beberapa data penting program ke dalam remote control. Selanjutnya, tangki benih padi diisi terlebih dahulu dengan bibit yang akan ditebar. Tangki hanya bisa diisi sebesar 80 persen dari kapasitas total. Dengan begitu, benih yang bisa dimasukkan hanya sebesar 12 kg dengan kapasitas bukaan 70 persen.

Baca Juga:  Serat Pohon Pisang Abaka, Sumber Serat Alami yang Terkenal di Pasar Ekspor

Kapasitas bukaan tersebut berfungsi meminimalisir hambatan saat proses pengeluaran benih karena ada yang mampat atau tersumbat.

Benih yang akan ditebar dengan drone harus bersih dari debu dan lebih baik jika dalam kondisi terlapisi (coated seed). Lahan yang akan ditanami pun sudah harus sudah siap dan diolah terlebih dahulu. Lahan sawah harus dibajak agar memiliki media tanam yang baik. Siapkan irigasi sawah yang baik. Jangan biarkan lahan menjadi tergenang karena saat tergenang, lahan berbeda tinggi dan dampaknya benih hanya terkumpul di bagian yang lebih rendah.

Dalam mengoperasikan drone ini juga harus memerhatikan kondisi cuaca karena drone belum bisa digunakan pada saat hujan dan angin kencang.

Loading...
Loading...