Dua Ekor Belangkas Terperangkap di Jaring Nelayan Dilepasliarkan Kembali

Pertanianku — Belum lama ini ada dua ekor belangkas yang terperangkap di jaring nelayan yang sedang menangkap ikan. Belangkas merupakan satwa yang dilindungi dan dianggap sebagai fosil hidup. Oleh karena itu, hewan ini harus dilepasliarkan kembali agar populasinya tidak punah di alam.

belangkas
foto: http://ksdae.menlhk.go.id/

Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan bersama TNI AL dan Kelompok Konservasi Pasar Sokam melepasliarkan dua ekor belangkas tersebut di wilayah perairan Pasar Soka, Tapanuli Tengah.

“Pelepasliaran ini merupakan upaya untuk melestarikan satwa yang dilindungi berdasarkan peraturan perundang-undangan. Belangkas ini merupakan salah satu kekayaan hayati Indonesia yang jumlahnya semakin berkurang karena banyak diburu,” jelas TB Haeru Rahayu, Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan seperti dikutip dari laman kkp.go.id.

Loading...

Penyelamatan satwa tersebut dilakukan dengan bersinergi bersama masyarakat dan aparat di lapangan. Sinergi tersebut membuat koordinasi menjadi lebih baik dan cepat sehingga belangkas tersebut bisa dilepasliarkan dalam keadaan hidup untuk dilestarikan kembali.

“Apresiasi kami sampaikan khususnya kepada kelompok Konservasi Pasar Sorkam yang segera melakukan penanganan awal dan melaporkan adanya belangkas yang tertangkap oleh jaring nelayan,” ujar TB Haeru.

Belangkas sering disebut sebagai mimi adalah salah satu satwa yang dilindungi. Satwa ini memiliki bentuk tubuh yang unik, sekilas mirip seperti ikan pari, tetapi berkulit kaku dan keras. Bentuk tubuh bagian depan lebih mirip seperti tapal kuda sehingga banyak yang menyebutnya Perahorseshoe cran atau kepiting tapal kuda.

Satwa ini hidup di perairan dangkal seperti kawasan payau dan mangrove, tak heran hewan ini sering tersangkut di jaring nelayan. Hewan ini juga sering dianggap sebagai fosil hidup karena sudah ada di bumi selama 200 juta tahun lebih, bahkan kemunculannya sudah ada sebelum dinosaurus.

Baca Juga:  Distanhorbun Kabupaten Bogor Mulai Menggunakan Teknologi Kultur Jaringan

Belangkas diyakini sebagai satu-satunya hewan dari kelompok Xiphosurida yang masih bertahan hidup di bumi. Tak heran, keberadaan satwa ini dilindungi dan harus dilestarikan agar tidak punah.

Direktur Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan, Matheus Eko Rudianto mengatakan pelestarian belangkas dan kelestarian sumber daya perikanan sudah tertuang dalam Undang-Undang No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No. 45 tahun 2009.

Eko menjelaskan

Loading...
Loading...