Eksistensi Jangkrik Hingga Mampu Meningkatkan Kecerdasan Anak

Pertanianku — Manfaat serangga yang memiliki suara nyaring ini seakan tidak ada habisnya. Jangkrik juga dapat dijadikan sebagai bahan baku obat. Jangkrik yang akan dijadikan bahan baku obat akan dikeringkan terlebih dahulu hingga nantinya diubah menjadi tepung. Setelah itu, tepung jangkrik akan diolah lagi menjadi berbagai macam obat-obatan dan suplemen yang dapat meningkatkan kecerdasan anak.

kecerdasan anak
foto: pixabay

Kandungan nutrisi yang terkandung di dalam daging jangkrik sangat berguna untuk kesehatan manusia. Seperti suplemen yang terbuat dari tepung jangkrik memiliki DHA dan ARA yang mampu meningkatkan kecerdasan anak kecil. Suplemen ini sangat berguna untuk anak yang telah lepas masa pemberian ASI (Air Susu Ibu).

Suplemen jangkrik juga dapat dimanfaatkan sebagai pendamping ibu yang sedang memberikan ASI apabila mengalami kondisi kesehatan yang menurun atau produksi ASI yang sedikit. Dengan begitu, suplemen jangkrik mampu menggantikan peran ASI untuk anak.

Selain DHA dan ARA, jangkrik juga mengandung nutrisi Omega-3, Omega-6, dan Omega-9. Tahukah Anda jika ketiga nutrisi tersebut merupakan nutrisi terpenting yang harus dikonsumsi oleh manusia. Hal ini dikarenakan asam lemak Omega-3 adalah jenis lemak tak jenuh ganda yang tidak mampu diproduksi sendiri oleh tubuh. Jadi, Omega-3 merupakan asam lemak esensial yang sangat penting untuk tubuh.

Jika rajin mengonsumsi Omega-3 setiap hari dengan dosis yang tepat, akan banyak manfaat yang dapat diperoleh oleh tubuh. Misalnya, membantu perkembangan otak dan memori anak, mencegah penyakit jantung, menurunkan kadar kolesterol, menyehatkan mata, serta bermanfaat bagi ibu hamil.

Ibu hamil yang rutin mengonsumsi Omega-3 dapat membuat bayi terlahir lebih sehat dan cerdas. Selain itu, mampu menaikkan produktivitas ASI. Jadi, jangkrik dapat menjadi solusi bagi anak-anak yang tidak suka makan ikan. Mengingat, ikan juga merupakan sumber Omega-3 yang baik.

Baca Juga:  Tips Memelihara Ayam Elba Petelur Berkualitas

Omega-6 pun memiliki karakteristik yang tidak jauh berbeda dengan Omega-3, yaitu sama-sama tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Jenis asam ini dapat bermanfaat meningkatkan kesehatan jantung manusia. Fungsi Omega-3 dan Omega-6 saling berkaitan sehingga kedua nutrisi ini dapat bersinergi memberikan manfaat untuk mencegah kerusakan sel pada pengidap kanker.

Omega-9 yang dikenal sebagai asam oleat memang dapat diproduksi oleh tubuh, tetapi akan lebih berkhasiat jika diperoleh dari makanan. Nutrisi ini mampu menjadi penangkal kandungan berbahaya yang sering dikonsumsi oleh manusia dari makanan yang digoreng atau dapat disebut gorengan.


loading...