Ekspor Buah Manggis Meningkat di Tengah Pandemi Covid-19

Pertanianku — Buah manggis asal Senduro Lumajang, Jawa Timur, berhasil diekspor ke pasar mancanegara, hal ini merupakan kabar gembira bagi para petani yang baru saja melakukan panen di tengah Covid-19. Ekspor buah manggis terus dijalankan meskipun terdapat penutupan jalur penerbangan ke beberapa negara. Buah yang diberi julukan “The Queen of Tropical Fruit” tetap berhasil dikirim ke sejumlah negara, terutama Cina.

ekspor buah manggis
foto: pixabay

Selain keberhasilan ekspor, harga jual buah pada tingkat petani sudah berhasil dijaga tetap stabil sehingga para petani tidak merasakan kerugian akibat harga jual yang anjlok. Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto mengatakan ekspor buah manggis sudah berhasil dikirim melalui jalur laut lewat Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Hal ini dikarenakan terjadi pembatasan jalur ekspedisi via udara.

“Betul saat ini masih berlangsung ekspor manggis dari Lumajang untuk tujuan Cina. Dikirimnya melalui jalur laut Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Ini untuk mensiasati adanya pembatasan ekspedisi melalui jalur penerbangan internasional ke Cina di tengah wabah Covid-19,” jelas Prihasto Setyanto atau yang biasa disapa Anton seperti dikutip dari laman pertanian.go.id.

Loading...

Anton mengatakan saat ini tren ekspor buah tropis sedang bergairah kembali. Hal ini tentu saja menjadi kabar gembira untuk menaikkan perekonomian nasional, khususnya untuk mengembalikan kesejahteraan petani buah manggis.

“Mereka bisa menikmati harga manggis yang lebih baik,” ujar Anton.

Anton menjelaskan permintaan buah-buah tropis yang datang dari berbagai negara terbilang sangat tinggi. Terlebih di tengah pandemi Covid-19, masyarakat membutuhkan asupan vitamin alami untuk melindungi tubuhnya dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Terlebih, manggis merupakan buah yang terkenal dengan khasiatnya yang sangat banyak dalam dunia kesehatan.

“Manggis ini sudah lama dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan. Permintaan pasar luar negeri cukup tinggi. Sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, kita akan terus dorong ekspor buah tropis kita, apa pun keadaannya. Hal ini juga bagian dari program Gerakan Tiga Kali Lipat ekspor (Gratieks) komoditas pertanian yang dicanangkan oleh Mentan SYL,” jelas Anton.

Baca Juga:  Aplikasi Laut Nusantara Memudahkan Nelayan Saat Melaut

“Justru saat seperti sekarang ini adalah momentum sekaligus peluang bagus untuk para eksportir mengisi pasar dunia. Tentunya, tanpa mengabaikan protokol kesehatan,” lanjut Anton.

Loading...
Loading...