Ekspor Perikanan Asal Indonesia Masih Jadi Primadona

Pertanianku — Pada Kamis (10/2), Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuga, melepas komoditas rajungan yang akan dieskpor ke Kanada. Nilai komoditas tersebut mencapai USD500 ribu. Ekspor tersebut dilakukan oleh PT Aruna Jawa Nuswantara di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Pelepasan ekspor tersebut menjadi bukti kinerja ekspor perikanan laut dan produk perikanan tergolong baik selama pandemi Covid-19.

ekspor perikanan
foto: Pixabay

Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dan ITC Trademap, nilai ekspor perikanan Indonesia pada 2021 mencapai USD4,06 miliar. Nilai tersebut tumbuh positif sekitar 6,92 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Diharapkan Aruna dapat terus memberi kontribusi bagi kinerja yang menggembirakan tersebut,” kata Jerry seperti dilansir dari laman Indonesia.go.id.

Kemendag mencatat, komoditas udang beku masih menjadi komoditas unggulan dengan nilai ekspor mencapai USD1,53 miliar. Posisi ekspor terbanyak kedua adalah kelompok cumi, sotong, dan gurita dengan nilai ekspor sebesar USD492,64 juta. Berikutnya, komoditas tuna sebesar USD323,08 juta, rumput laut USD219,11 juta, dan ikan beku USD194,13 juta.

Negara tujuan ekspor ekspor perikanan asal Indonesia, salah satunya Amerika Serikat yang membuka transaksi sebesar USD1,49 miliar atau mencakup 36,61 persen dari total nilai ekspor produk perikanan Indonesia ke dunia. Posisi selanjutnya disusul oleh RRT sebesar USD878,87 juta dan Jepang USD440,14 juta.

Negara-negara di ASEAN juga menjadi tujuan ekspor yang cukup berpotensial. Misalnya, Vietnam, ekspor perikanan ke negara tersebut mencapai USD149,98 juta, kemudian Malaysia sebesar USD123,19 juta dan Singapura USD87,476 juta.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengapresiasi dan mengungkapkan kesiapannya mendukung Kemendag untuk mendorong UKM untuk melakukan ekspor.

“Dengan pelepasan ini, diharapkan dapat meningkatkan semangat pelaku UKM di Jawa Timur untuk terus berkontribusi dalam pertumbuhan perekonomian melalui kegiatan ekspor. Langkah awal yang harus dilakukan pelaku UKM adalah dengan memperkuat kapasitas pada sisi riset produk dan riset pasar. Untuk itu, pelaku UKM dapat memanfaatkan Export Center Surabaya dalam mengoptimalisasi pelayanan informasi dan fasilitas ekspor,” terang Emil.

Baca Juga:  Budidaya Udang Vaname Superintensif, Panen Dua Kali Lipat

Hinggga November 2021, nilai ekspor komoditas perikanan tercatat mencapai USD5,15 miliar dan prognosa sampai akhir 2021 sebesar USD5,45 miliar.