Ekspor Tuna di Bali Meningkat Tahun ini


Pertanianku – Produksi ikan tuna di Bali melonjak membuat ekspor tuna pada tahun ini pun ikut meningkat. Ekspor tuna di tahun ini mencapai 24,36 persen pada tahun 2016.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Made Gunaja seperti yang dilansir Jitunews Rabu (23/3), menyebutkan bahwa jumlah nilai ekspor tuna segar pada Januari 2016 mengalami peningkatan 65,74 persen. Dari sebelumnya US$ 3,02 juta pada Januari 2015 naik menjadi US$ 5,01 juta pada Januari 2016.

Ekspor Tuna di Bali Meningkat Tahun ini
harnas

Gunaja menuturkan, nilai ekspor tuna pada awal 2016 mengalami penurunan 63,03 persen, dari 1.417,62 ton pada Januari 2015 turun menjadi 524,12 ton pada Januari 2016. Namun, dilihat dari nilainya justru mengalami peningkatan 35,7 persen, dari US$ 7,63 juta pada 2015 lalu naik menjadi US$ 10,75 juta pada Januari 2016.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, nilai ekspor ikan dan udang di Bali pada Januari 2016 mencapai US$ 8,25 juta. Jumlah tersebut turun 14,62 persen dibandingkan dengan Januari 2015 yang mencapai US$ 9,67 juta.

Ikan dan udang termasuk dalam lima komoditas utama yang diekspor oleh Provinsi Bali dengan persentase sebesar 21,79 persen dari keseluruhan produk yang diekspor dari Bali. Negara tujuan ekspor ikan dan udang terbanyak selama Januari 2016 adalah ke Amerika Serikat sebesar 26,86 persen, kemudian Jepang sebesar 22,59 persen. Negara lainnya yang menjadi tujuan ekspor ikan dan udang dari Bali adalah Taiwan sebesar 13,69 persen, Australia 7,23 persen, serta Hongkong sebesar 6,37 persen.

Baca Juga:  Komitmen Kemenperin untuk Tingkatkan Nilai Tambah Karet Alam
loading...
loading...